Penyidik KPK Diserang

Bukan untuk Membunuh, Serangan kepada Novel Baswedan Bertujuan Bikin Penderitaan

Penyerangan terhadap Novel Baswedan bukan untuk membunuh, tapi membuat penyidik KPK tersebut menderita.

Bukan untuk Membunuh, Serangan kepada Novel Baswedan Bertujuan Bikin Penderitaan
KOMPAS.com/Devina Halim
Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta Kasus Novel Baswedan, konferensi pers bersama Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019). 

Dinanti KPK

Rencana Polri untuk mengungkap temuan baru dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan dinanti KPK.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif berharap TGPF benar-benar menyuguhkan informasi yang komprehensif terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK tersebut.

Laode berkata dirinya sangat bersyukur jika TGPF mengungkap siapa sebenarnya pelaku dan dalang di balik penyerangan tersebut, yang selama ini masih misterius.

"Kami akan bersyukur kalau sudah ada identifikasi siapa pelakunya. laporan akhir kami terima," kata Laode di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen M Iqbal, menyatakan terdapat temuan menarik dalam pengusutan kasus tersebut.

Baca: Rekam Jejak Rius Vernandes, Youtuber yang Dilaporkan PT Garuda Indonesia, Berikut 7 Fakta Menariknya

Baca: Garuda Laporkan Youtuber Rius Vernandes dan Elwyana Monica Karena Unggah Foto Menu

Baca: Cari HP Murah? Bulan Ini Samsung Promo Turun Harga, Ini Daftar Lengkap dengan Tipenya

Tim gabungan ini dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian lewat Surat Keputusan nomor: Sgas/ 3/I/HUK.6.6/2019.

Tim yang beranggotakan 65 orang memiliki masa tugas selama enam bulan dan sudah habis pada 7 Juli 2019.

Polri dan para pakar akan mengungkapkan temuan baru dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Temuan yang akan disampaikan, meliputi fakta temuan di lapangan, hasil pemeriksaan serta pendapat dari para pakar/ahli.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved