NU Sulut

Pembukaan Konferensi Wilayah XI NU Sulawesi Utara: Cinta Tanah Air Adalah Bagian Dari Iman

Konferensi Wilayah XI Nahdlatul Ulama Sulawesi Utara yang berlangsung di Hotel Aston Manado, 13-15 Juli 2019, dibuka langsung oleh Gubernur

Pembukaan Konferensi Wilayah XI NU Sulawesi Utara: Cinta Tanah Air Adalah Bagian Dari Iman
istimewa
Konferensi Wilayah XI Nahdlatul Ulama Sulawesi Utara yang berlangsung di Hotel Aston Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Konferensi Wilayah XI Nahdlatul Ulama Sulawesi Utara yang berlangsung di Hotel Aston Manado, 13-15 Juli 2019, dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Dr H Abdul Rasyid MAg menjadi salah satu pemateri sekaligus panelis dalam konferensi tersebut.

Bersama ketiga panelis lainnya masing-masing berasal dari Polda Sulut, Kodam Merdeka dan PBNU pusat, Kakanwil Kemenag Sulut Dr H Abdul Rasyid MAg membawakan materi seputar Empat Pilar Kebangsaan: Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Kebhinnekaan.

Para pemateri mengulas tentang eksistensi Empat Pilar Kebangsaan dalam kaitan dengan situasi global dan nasional.

Eksistensi Empat Pilar Kebangsaan tersebut mempengaruhi paham keagamaan dan kebangsaan rakyat Indonesia pada umumnya dan kaum nahdliyin pada khususnya.

Selain itu, dibabarkan juga upaya untuk merawat dan mempertahankan paham keagamaan dan kebangsaan dalam semangat hubbul wathon minal iman, yang dalam bahasa Indonesia berarti "cinta tanah air adalah sebagian dari iman."

Baca: Amien Rais Beberkan Surat Prabowo: Begini Permintaannya

Baca: Ketagihan, Remaja Ini Rela Tempuh 2 Jam Perjalanan Untuk Bisa Dapat Akses Internet Demi PUBG

Baca: Jokowi-Prabowo Rekonsiliasi: Simak Pergerakan Rupiah

"Bagi saya dan juga nahdliyin, empat pilar kebangsaan itu sudah selesai, sudah final."

"Tugas kita adalah terus merawat dan mempertahankannya dengan memberi semangat dan pemahaman kepada masyarakat tentang, pentingnya empat pilar kebangsaan itu demi eksistensi keagamaan dan kebangsaan kita."

"Tantangan yang paling besar adalah perkembangan teknologi informasi yang membawa serta paham keagamaan trans nasional serta liberlalisme yang mengancam eksistensi kita sebagai bangsa," ungkap Abdul Rasyid.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Dr Yusno A Otta MAg, dosen pascasarjana pada IAIN Manado serta diikuti secara interaktif oleh seluruh peserta yang terdiri dari pengurus PWNU Sulut, PCNU Kabupaten/Kota dan Banom NU Sulawesi Utara dan hasil diskusi panel ini akan dijadikan rekomendasi dalam Konferwil NU XI Sulawesi Utara. (tribunmanado.co.id/Ferdinand)

Baca: Baca Surat untuk Jokowi: Begini Ekspresi Nuril

Baca: Amien Rais Beberkan Surat Prabowo: Begini Permintaannya

Baca: Timnas Indonesia U18 Bakal Jalani 3 Laga Ujicoba Sebelum Berangkat ke Vietnam

Baca: Ternyata Olahan Lemon Bisa Kembalikan Kilau Alami Wajah, Berikut Cara Pengolahannya

Baca: Atlet Voli Sulut Masuk Tim Nasional, Jordan Susanto Siap Tanding di ASEAN School Games

Baca: Terima Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Turki Abaikan Peringatan AS

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved