Torang Kenal

Dandy Perwandi Sjamsudin, Manado Kota Luar Biasa

Bagi Dandy Perwandi Sjamsudin, dipercayakan sebagai CEO BNI Manado adalah berkah.

Dandy Perwandi Sjamsudin, Manado Kota Luar Biasa
Tribun Manado/Fernando Lumowa
CEO BNI Kanwil Manado, Dandy Perwandi Sjamsudin
 
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi Dandy Perwandi Sjamsudin, dipercayakan sebagai CEO BNI Manado adalah berkah. 
Ia bercerita, ketika saya dapat penugasan resmi, bakal ke Manado, ia langsung teringat bencana alam Palu. 
"Waktu itu saya tugas ke sana dan ketemu Pak Haris, kan beliau CEO Manado. Sempat terbersit apakah bisa nanti saya tugas di Manado ya," kata Dandy usai serah terima jabatan CEO BNI Manado di gedung BNI Kanwil Manado, Senin (16/07/2019) siang.
Menurutnya, Manado tak asing baginya. Sebelumnya ia beberapa kali datang ke Manado terkait penugasan sewaktu masih menjadi di kantor pusat. 
"Kali ini harus tinggal dan menetap," ujar mantan Pimcab BNI Palembang ini.
Suami dari Astuti ini bilang, Manado begitu terkenal. Selain keindahan Taman Nasional Bunaken dengan wisata bawah airnya yang indah, juga keramahan orang-orangnya.
"Saya penasaran dengan diving. Di sini ada Bunaken. Semoga bisa belajar diving. Satu kata ya, Manado ini kota indah dengan potensinya yang besar," ujar ayah dari Alya Ramadhita, Tazkiya Deanida dan M. Aulia Zulfadhli
Soal makanannya, ia yakin Manado punya kuliner khas nan lezat. Hanya saja ia perlu menyesuaikan.
"Saya kurang terbiasa dengan makanan pedas. Di sini kan apa-apanya pakai sambal ya?" ujar mantan VP Jaringan dan Layanan BNI Pusat ini.
Terkait kinerja, Dandy berharap bisa mendapat dukungan seluruh jajaran. Kerja sama tim adalah kunci kesuksesan.
Pengalaman di divisi perencanaan, jaringan dan layanan serta sempat jadi pemimpin cabang jadi modalnya memimpin BNI Manado yang membawahi empat provinsi, Sulut, Gorontalo, Sulteng dan Malut.
"Apa yang dirintis Pak Haris, sangat baik. Saya akan pertahankan dan berupaya meningkatkan," katanya.
Ia optimis karena rapor BNI Manado baik. Itu bisa dilihat dari angka penyaluran kredit produktif naik 22 persen. Sejalan dengan kredit konsumtif 12 persen dan DPK (Dana Pihak Ketiga) naik 14 persen.
"Kita punya tim solid. Masing-masing unit punya PIC yang bekerja, siapa berbuat apa sehingga tujuan bersama bisa," kata Dandy.
Ia pun mengatakan, BNI akan terus bersinergi dengan semua pihak. Terutama pemerintah sebagai penarik gerbong pembangunan ekonomi di daerah.
Terakhir, BNI Manado tetap fokus pada program digitalisasi perbankan sebagaimana tagline #BNItuDigital.
"BNI masa kita menjadikan layanan digital sebagai 'core bisnis'. Itu yang akan terus kita kawal, memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan masyarakat. Kehadiran BNI harus membawa manfaat bagi orang banyak," katanya.(fernandolumowa)

Tonton dan Subscribe Tribun Manado TV

 

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved