Pasca Pilpres 2019

Rekonsiliasi Prabowo dan Jokowi Disetujui Amien Rais, Tapi ada Syaratnya

Amien Rais angkat bicara mengenai pertemuan Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7/2019) lalu.

Rekonsiliasi Prabowo dan Jokowi Disetujui Amien Rais, Tapi ada Syaratnya
KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO
Sekitar pukul 07.30, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terlihat mulai datang ke TPS 123, di Kecamatan Depok, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (17/4/2019). Ia tiba dengan berjalan kaki dari rumahnya.(KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais angkat bicara mengenai pertemuan Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7/2019) lalu.

Ditemani anaknya, Hanafi Rais dan anggota Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo, Amien Rais mengatakan setuju adanya rekonsiliasi antara kubu Prabowo Subianto dengan kubu Jokowi.

"Nah, sekarang saya tetap pada pendirian saya, rekonsiliasi dalam arti bangsa utuh, enggak boleh pecah, saya seribu persen setuju, (bahkan) mbahnya setuju ya," katanya di Kantor DPP PAN, Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).

Namun, Amien Rais tidak setuju bila rekonsiliasi kemudian diartikan bagi bagi kekuasaan atau power sharing.

Menurutnya, sangat lucu bila rekonsiliasi kemudian diaplikasi dengan bagi-bagi jabatan.

"Rekonsiliasi itu sangat lucu kalau dalam wujud bagi-bagi kursi. Itu namanya bukan rekonsiliasi, tetapi ya bagi-bagi kursi."

"(bagi bagi kekuasaan) ada aibnya, ada negatifnya, ternyata politisi itu enggak ada lagi kekuatan moral, enggak memegang dispilin partai," tuturnya.

Baca: Kisah Cinta Guru SD dan Muridnya, Ketika Main di Kelas Dijaga Siswa Lainnya

Baca: Pendukung Kecewa dan Bakar Baliho Prabowo-Sandi, Anak Sulung Jokowi Pasang Emoticon Sedih

Baca: Dikabarkan Keluar dari Pesbukers, Ayu Ting Ting Kepergok Bersama Syamsul Arief di Singapura

Menurut mantan Ketua MPR itu, bila rekonsiliasi diartikan bagi-bagi kursi, maka tidak ada artinya pertarungan Pemilu lalu.

Padahal, katanya, inti dari pertarungan pada Pemilu Presiden 2019 adalah adanya perspektif baru yang ditawarkan penantang kepada petahana.

"Jadi saya sampaikan di sini, teruskan kita menjalin persatuan kita, bersalaman, tapi jangan pernah kooptasi."

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved