Pegawai Wanita Dipaksa Layani Nafsu Bejat Menteri dan Pejabat, Skandal Bikin Afghanistan Terpuruk

Negara yang masih berbenah, setelah lama terbelengu perang saudara, kini kembali menjadi perbincangan dunia internasional.

Pegawai Wanita Dipaksa Layani Nafsu Bejat Menteri dan Pejabat, Skandal Bikin Afghanistan Terpuruk
Tribunnews.com
afghanistan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AFGHANISTAN - Negara yang masih berbenah, setelah lama terbelengu perang saudara, kini kembali menjadi perbincangan dunia internasional. Hal ini terkait perlindungan terhadap kaum perempuan dan kaum lemah lainnya.

Afghanistan
Afghanistan (AFP / WAKIL KOHSAR)

Afghanistan diguncang tuduhan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh pejabat tinggi di pemerintahan.

Meskipun para pejabat menolak tuduhan ini, investigasi BBC mengungkap cerita dari beberapa perempuan yang menggambarkan tersebarnya budaya pelecehan ini.

Saya bertemu seorang mantan pegawai pemerintah di sebuah rumah di kaki gunung yang mengelilingi Kabul. Ia minta namanya dirahasiakan. Sekali pun takut akan dampak terhadap dirinya, ia ingin ceritanya didengarkan.

Katanya, mantan atasannya, seorang menteri senior berulang kali melecehkannya, dan sempat berusaha menyerangnya secara fisik.

Baca: Dikabarkan Keluar dari Pesbukers, Ayu Ting Ting Kepergok Bersama Syamsul Arief di Singapura

Baca: Berencana Beli Hp Baru? Teliti Sebelum Membeli, Simak Ini Ciri-ciri Hp Black Market atau Ilegal

Baca: Korban Ditikam dan Ditembak Sebelum Tubuh Mereka Dipotong, Pembantaian di Papua Nugini Baru-Baru Ini

"Ia terang-terangan meminta hubungan seks. Saya berdiri untuk meninggalkan kantornya, tapi ia memegangi tangan saya dan menarik saya ke ruangan di belakang kantornya. Ia mendorong saya masuk sambil berkata, 'Cuma sebentar kok, jangan takut'. Saya dorong dadanya sambil bilang, 'Jangan sampai saya teriak'".

Baca: Sudah Punya Istri, Seorang Kakak di Lampung Hamili Adik Kandungnya, Pernah Digerebek Warga

Sumber saya ini tak melaporkan peristiwa ini.

Alasannya, karena perempuan pasti disalahkan dalam kasus seperti ini. Tak ada tempat aman untuk mengadu karena polisi dan penegak hukum korup, katanya.

Ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved