Kotamobagu

Samsat Kotamobagu Tempel Stiker Tunggak Pajak di Kendaraan Lewat Pajak, Capain PAD Masih Rendah

Total kendaraan yang menunggak pajak 32.820 unit dengan total tunggakan Rp 5 miliar

Samsat Kotamobagu Tempel Stiker Tunggak Pajak di Kendaraan Lewat Pajak, Capain PAD Masih Rendah
istimewa
Samsat Kotamobagu Tempel Stiker Tunggak Pajak di Kendaraan Lewat Pajak, Capain PAD Masih Rendah 
TRIBUNMANADO.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis  Dinas (UPTD) Samsat Kotamobagu genjot pendapatan daerah melalui pajak kendaraan.
Target PAD tahun 2019 mencapai Rp 37 miliar, namun realisasinya masih Rp 18 miliar atau 48,18 persen.
"Kalau untuk realisasi masih rendah, harusnya kalau sampai bulan Juli ini sudah 55 persen," jelas Lendy Daud Kepala UPTD Samsat Kotamobagu, Jumat (13/7/2019).
Ia mengatakan, beberapa hal diperkirakan menjadi kendala pembayaran pajak di antaranya lupa membayar pajak, sengaja tidak mau membayar pajak, atau belum memiliki anggaran.
"Kami sudah melakukan door to door, dan beberapa program lainnya, juga paling baru adalah labeling kendaraan yang menunggak pajak," jelas dia.
Pemasangan stiker menunggak pajak, sekarang sementara dilakukan terhadap kendaraan yang menunggak pajak.
"Kami sudah ingatkan kepada pemilik kendaraan bermotor saat susah lewat ataupun sebelum jatuh tempo," jelasnya.
Namun menurutnya, kesadaran masyarakat masih sangat kurang untuk membayar pajak.
"Akan ada pengaruhnya terhadap pemerintah daerah, yaitu bagi hasil pajak," jelasnya.
Total kendaraan yang menunggak pajak 32.820 unit dengan total tunggakan Rp 5 miliar,  roda dua dan roda empat ke atas ada 4.326 unit dengan total tunggakan Rp 6 miliar.
Ia berharap, dengan labeling, pendapatan pajak kendaraan bisa meningkat. 
 
 
 
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved