Ketua RW di Malang Buat Aturan, Berzina Denda Rp 1,5 Juta, KDRT Rp 1 Juta

Ashari mengatakan, denda tak hanya bagi pezina, tapi juga pelaku KDRT dan pelaku narkoba

Ketua RW di Malang Buat Aturan, Berzina Denda Rp 1,5 Juta, KDRT Rp 1 Juta
istimewa/ Bank Indonesia
ilustrasi: Uang tunai 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah dirinya terpilih menjadi Ketua RW 2 Kelurahan Mulyorejo, Malang, pada 30 Desember 2018 lalu, terjadi perselingkuhan di lingkungannya.

Peristiwa itu menjadi salah satu alasan ia membuat aturan hukuman denda bagi pezina atau warga yang berhubungan badan di luar pernikahan.

"Sesudah saya terpilih sebagai RW di sini ada kejadian yang meresahkan warga. Ada orang ngontrak, istrinya bawa orang. Kemudian kencan di wilayah sini dan suaminya ngamuk," kata Ashari saat ditemui di rumahnya pada Kamis (11/7/2019).

Ashari mengatakan, denda tak hanya bagi pezina, tapi juga pelaku KDRT dan pelaku narkoba . Hal itu dilakukan untuk untuk pencegahan. Sehingga, dengan adanya tata tertib seperti itu kampungnya bisa aman dan harmonis.

"Kalau tidak ada seperti ini nanti kampung kita dibuat jajakan," jelasnya. Selain denda bagi pezina, KDRT dan narkoba, tata tertib itu juga memuat aturan pemberian kompensasi bagi warga yang menjual aset tanah atau rumahnya.

Aturan kompensasi Ashari mengatakan, besaran kompensasi itu masih menimbulkan pembahasan. Kompensasi sebesar 2 persen dari nilai transaksi dinilai terlalu besar. Kemudian direvisi menjadi 0,2 persen. Namun, 0,2 persen dinilai terlalu kecil.

"Itu masih menjadi pertentangan. Kalau dibuat 0,2 persen kekecilan," jelasnya.

Karena menuai sorotan, Ashari mengatakan bahwa nilai rupiah yang tertera pada tata tertib itu tidak mengikat.

Menurutnya, warga yang dikenai tata tertib itu bisa membayar sesuai dengan tata tertib atau membayar secara suka rela. Sampai sejauh ini, belum ada warga yang dikenai tata tertib itu sejak ditetapkan pada tanggal 14 Juni lalu.

Sementara itu, tata tertib yang sudah disusun itu berdasarkan pada kesepakatan 12 Ketua RT yang ada di RW tersebut. Selain itu juga berdasarkan pada kesepakatan pengurus RW dan tokoh masyarakat setempat.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved