13 Jenderal Polisi Lolos Seleksi Capim KPK

Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK telah menuntaskan proses seleksi administrasi. Hasilnya juga telah dirilis dalam konferensi pers.

13 Jenderal Polisi Lolos Seleksi Capim KPK
kompas.com
Tim Seleksi Capim KPK, Hendardi 

Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai juga tidak lolos tahapan seleksi administrasi calon pimpinan (capim) KPK. Amatan Tribun pada Kamis (11/7) nama Natalius tidak ada di daftar 192 ýcalon pendaftar capim yang lolos dalam seleksi administrasi.

Padahal sebelumnya, Natalius telah mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan di hari terakhir pendaftaran, Kamis (4/7) ke Kantor Setneg, Jakarta. Menggunakan kemeja putih, Natalius datang sendiri membawa seluruh persyaratan dokumen yang diminta Pansel KPK.

Terpisah, Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan 192 perserta lolos seleksi administrasi.

Tiga diantaranya adalah pimpinan KPK periode 2015-2019 yang mendaftarkan diri kembali sebagai calon pimpinan KPK periode 2019-2023 dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Mereka adalah Alexander Marwata, Basaria Panjaitan dan Laode M Syarif. Peneliti Indonesia Legal Roundtable (ILR), Erwin Natosmal Oemar menyarankan agar Pansel KPK mencari tahu dan mendengar catatan khusus atau evaluasi kinerja tiga Komisioner dari internal KPK.

Hal ini menurut dia penting agar dapat mengetahui 'raport' kinerja tiga komisioner KPK. Sehingga mengetahui seberapa besar andil mereka dalam agenda pemberantasan korupsi. "Untuk tiga nama komisioner KPK petahana, perlu catatan khusus dari internal KPK dan masyarakat sipil.

Pansel perlu mendengar masukan dari mereka tentang evaluasi kinerja Komisioner dalam 4 tahun terakhir," ujar pegiat antikorupsi ini kepada Tribun.

Selain itu dia menilai perlu Pansel KPK mendorong peran aktif masyarakat untuk memberikan masukan terhadap 192 calon yang lagi selesi. Sehingga Pansel KPK akan memperoleh masukan-masukan berarti dan kandidat terpilih jauh lebih berintegrasi dan terbaik.

"Pansel KPK perlu aktif mendorong masyarakat untuk berperan aktif memberikan masukan terhadap para calon. Selain membantu Pansel dalam bekerja, hal itu juga bisa menjawab keraguan masyarakat terhadap independensi Pansel," tegasnya. (Tribun Network/fel/mal/wly)

Komisoner Incumbent KPK

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved