Opini

Lampu Merah Telah Menyala, Gereja Jangan Tinggalkan Kaum Milenial

Gerakan fundamentalisme dan radikalisme sangat mengkhawatirkan. Sudah ada ratusan Perda dan UU yang diskriminatif terhadap umat lain.

Lampu Merah Telah Menyala, Gereja Jangan Tinggalkan Kaum Milenial
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Pdt Albertus Patty Apresiasi Sikap Politik PSI Soal Perda Berlandaskan Agama 

Yang terpenting keheningan itu adalah saat dimana mereka merasakan pertemuan dengan Tuhan.

Meskipun demikian, gereja bukan saja harus bisa melakukan perubahan terhadap tata ibadah yang bisa merangkul kaum muda.

Gereja juga memiliki panggilan yang tidak kalah pentingnya, yaitu panggilan ekonomi-sosial-politik, plus panggilan merespons kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memasuki era artificial intellegence.

Berdasarkan pemetaan persoalan dan potensi gereja dalam bidang ekonomi-sosial-politik, dan ilmu pengetahuan, gereja harus meresponsnya secara cepat, tepat, strategik, dan, yang terpenting implementatif.

Gejala polarisasi masyarakat akibat semakin berkembangnya fundamentalisme-radikalisme sudah sangat mengkhawatirkan.

Gerakan fundamentalisme-radikalisme ini sudah menciptakan ratusan Perda dan UU yang diskriminatif terhadap umat lain dan terhadap kaum perempuan.

Gerakan ini pasti akan mencari kesempatan pada Pilkada serentak 2020 dan memuncak pada Pemilu 2024.

Bila abai, berbagai kasus diskriminasi akan terjadi di depan gereja dan pada akhirnya akan melindas gereja sendiri.

Kemiskinan yg makin marak di daerah 'kantong2' Kristen yang dijadikan kesempatan untuk melakukan islamisasi yang masif sudah pada situasi yang sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan.

Semua gejala ini membutuhkan respons strategik dan implementatif gereja.

Tidak cukup lagi hanya dengan berkumpul, berseminar, ber-FGD atau dengan mengeluarkan Surat Pastoral.

Jokowi betul, sekarang saatnya kerja dan kerja. Bukan sekedar kerja, tetapi kerja yang serius dan strategik!

Editor: Sigit Sugiharto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved