Opini

Lampu Merah Telah Menyala, Gereja Jangan Tinggalkan Kaum Milenial

Gerakan fundamentalisme dan radikalisme sangat mengkhawatirkan. Sudah ada ratusan Perda dan UU yang diskriminatif terhadap umat lain.

Lampu Merah Telah Menyala, Gereja Jangan Tinggalkan Kaum Milenial
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Pdt Albertus Patty Apresiasi Sikap Politik PSI Soal Perda Berlandaskan Agama 

Semua tradisi dari masa lalu dianggap sakral, tak boleh berubah, lalu dicopy paste dan dipertahankan mati-matian lebih daripada mempertahankan umatnya.

Kaum muda yang wajib menyesuaikan diri dengan gereja. Bukan sebaliknya!

Akibatnya, kaburlah mereka karena dunia mereka bukan lagi dunia indoktrinasi.

Bukan dunia satu arah. Bukan lagi dunia feodal, atas-bawah.

Dunia mereka adalah dunia kolaborasi sekaligus dunia kompetisi!

Gereja perlu mempelajari dan memilah mana yg merupakan Core Value (remain) yg tak bisa berubah, mana yg Complementing Value (updated atau transform).

Jangan sampai gereja kukuh mempertahankan nilai yang sebenarnya cuma complementing value.

Misalnya, gereja-gereja di Barat mempertahankan dengan sangat ketat tradisi susunan liturgi berikut alat musik orgel bambu, plus lagu-lagu klasik sebagai lagu rohani.

Gitar, drum dan alat musik lain ditolak dan bahkan diharamkan.

Kebijakan seperti ini yang disebut gerejalah yang telah meninggalkan anak muda. Bukan sebaliknya!

Halaman
1234
Editor: Sigit Sugiharto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved