BKIPM Sosialisasikan Soal ‘Ikan Terlarang’ di Pelabuhan Manado

Mereka datang membagikan brosur, kipas, dan pulpen kepada para masyarakat dan buruh yang berada di pelabuhan.

BKIPM Sosialisasikan Soal ‘Ikan Terlarang’ di Pelabuhan Manado
ist
Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado menggelar sosialisasi di Pelabuhan Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado melakukan sosialisasi soal jenis-jenis ikan yang dilarang di perjualbelikan, dimasukan/dikeluarkan, di sekitar Pelabuhan Manado.

Selain itu juga disosialisasikan mengenai pentingnya melaporkan kepada petugas BKIPM Manado setiap komoditi perikanan yang akan dilalulintaskan untuk mencegah masuk atau keluar dan tersebarnya Hama Penyakit Ikan Karantina.

Kegiatan tersebut melanjutkan rangkaian kegiatan Bulan Bakti KIPM Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina (Gemasatukata) 2019. Kali ini, para pegawai BKIPM datang menyapa dan melakukan sosialisasi di Pelabuhan Manado.

Mereka datang membagikan brosur, kipas, dan pulpen kepada para masyarakat dan buruh yang berada di pelabuhan.

Menurut Kepala BKIPM Manado, M. Hatta Arisandi ketika ditemui Tribun Manado, Selasa (9/7/2019) mengatakan kegiatan itu diberi nama Public Campaign. "Kegiatannya sama seperti yang di Bandara kemarin," ujar dia.

Pria asal Makassar ini mengaku pada kegiatan public campaign ini, pihaknya ikut mensosialisasikan tupoksi dari BKIPM Manado kepada masyarakat.

"Jadi di leaflet dan pulpen yang kami bagikan berisi informasi mengenai apa itu BKIPM dan tugasnya seperti apa, agar masyarakat bisa tahu tentang kinerja dan keberadaan kami," ujarnya.

Selain itu, mantan kepala BKIPM Merauke ini menambahkan jika melalui kegiatan public campaign ini, BKIPM Manado juga mensosialisasikan mengenai cara memilih ikan yang segar dan aman dikonsumsi.

Pada leaflet yang dibagikan juga terlulis bagaimana cara memilih ikan yang masih segar, dan terjaga mutunya.

"Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat bisa lebih sadar tentang mutu ikan, dan tak bosan mengkonsumsi ikan.  Karena manfaat mengkonsumsi ikan sangat baik untuk pertumbuhan otak," tegasnya. (*)

Penulis: Nielton Durado
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved