Pengucapan Syukur

Seperti Ini Tradisi Pengucapan Syukur Warga Mitra, Keluarga dari Jauh Datang Kumpul Bersama

Pengucapan syukur yang jatuh pada Minggu (7/7/2019), meramaikan Minahasa Tenggara (Mitra)

Seperti Ini Tradisi Pengucapan Syukur Warga Mitra, Keluarga dari Jauh Datang Kumpul Bersama
Tribun Manado / Giolano Setiay
Pengucapan Syukur di Minahasa Tenggara 

Seperti Ini Tradisi Pengucapan Syukur Warga Mitra, Keluarga dari Jauh Datang Kumpul Bersama

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Pengucapan syukur yang jatuh pada Minggu (7/7/2019), meramaikan Minahasa Tenggara (Mitra).

Budaya minahasa yang masih sangat kental khususnya di beberapa wilayah di Sulawesi Utara (Sulut), jadi ajang kumpul saudara bersaudara.

Tradisi yang digelar setiap tahunnya memberikan dampak positif untuk masyarakat Sulut tentunya.

Pengucapan syukur yang mengartikan mengucap syukur atas apa yang didapat.

Baca: Minggu Pengucapan Syukur, DLH Mitra Bersih-bersih Lingkungan

Baca: Jelang Pengucapan Syukur, Pemkab Mitra Minta Pedagang Jaga Harga

Baca: Jelang Pengucapan Syukur, Bulog Jamin Stok Beras dan Bahan Pokok Lainnya Cukup

Berbagi bersama sanak keluarga atas apa yang diperoleh dari hasil panen raya suatu wilayah di Sulut sejak dahulu, membuat tali persaudaraan masyarakat Sulut sangat kental.

Memang seperti itu, namun setiap keluarga mengartikan pengucapan ini berbeda-beda tapi tujuannya tetap sama.

"Tentunya kalau kami Jemaat GMIM Syalom Tombatu Timur, memaknai pengucapan adalah wujud implementasi atas kasih dan penyertaan Tuhan bagi umatnya, serta merupakan jembatan untuk membangun kebersamaan antar-sesama manusia,” imbuhnya.

“Lebih dari itu juga pengucapan syukur menjadi kesempatan untuk bersilahturahmi bersama sudara basudara," tutur Arche Kalalo Sekretasi Kecamatan Ratahan Timur.

Kesempatan seperti ini, membuat hubungan antar-sesama bisa terjalin baik.

"Seperti saat ini banyak tamu yang memang keluarga saya datang jauh-jauh dari Minsel, dan ada yang dari luar daerah seperti Balikpapan yang adalah keluarga saya, datang untuk bertepatan dengan pengucapan syukur,” ucapnya.

Memang sifat kekeluargaan sangat terasa ketika hari pengucapan syukur. Mudah-mudahan tetap terjaga dan masyarat Sulut bisa terus menjaga tradisi budaya yang ada," tambah Kalalo. (ano)

Baca: Salahudin Terkejut Sulut United Pasang Pola Parkir Bus, Herkis : Kita Lemah di Tengah

Baca: Gubernur Olly Bangga, Permainan Sulut United Makin Hebat

Baca: Klasemen Liga 2 2019 - Setelah Libas Persiba Balikpapan, Sulut United Menanjak ke Posisi Tiga

Baca: Kisah Sutopo Purwo Nugroho, Bersyukur Walau Sakit Kanker, Pernah Beri Semangat untuk Ani Yudhoyono

Baca: Postingan Sutopo Sebelum Meninggal Dunia, Bicara Soal Kesalahan dan Dosa: Sangat Menyakitkan Sekali

Baca: Hasil Final Copa America 2019 Brasil vs Peru, Gol Everton dan Gabriel Jesus Bawa Tim Samba Unggul

Penulis: Giolano Setiay
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved