Berita Manado

Inilah Jalur Evakuasi di Manado Jika Terjadi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan 7,0 skala richter mengguncang wilayah barat daya Ternate, Maluku Utara. Gempa terjadi pada pukul 22.08 WIB

Inilah Jalur Evakuasi di Manado Jika Terjadi Tsunami
Tribun manado / Siti Nurjanah
Kawasan Megamas Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gempa bumi berkekuatan 7,0 skala richter mengguncang wilayah barat daya Ternate, Maluku Utara. Gempa terjadi pada pukul 22.08 WIB.

Episentrum gempa tersebut berada sekitar 135 kilometer barat daya Ternate dengan kedalaman 10 kilometer.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat merilis peringatan dini tsunami di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Manado Maximilian Tatahede mengatakan, jika terjadi tsunami di Kota Manado, sudah ada jalur evakuasi di sepanjang Teluk Manado.

Baca: Jenderal Doni dan Menlu Retno Beri Penghormatan Terakhir kepada Jenazah Sutopo

Baca: Ini Kesaksian Penggali Tanah di Tempat Pemakaman Sutopo Purwo Nugroho, Berbeda Dengan Yang Lain

Baca: Ini yang Bikin Sutopo Kena Kanker Paru-paru, Meski tak Merokok dan Pola Hidup Sehat

"Jalur evakuasi dari arah Sario naik ke Bumi Beringin, kalau di pusat kota ada jalur ke Sintesa Peninsula Hotel. Kalau dari arah Kawasan Megamas itu jalan TNI ke atas, kemudian untuk dari arah baru malalayangkan itu banyak," ujarnya kepada tribunmanado.co.id, Senin (8/7/2019).

Ia mengatakan, pihaknya sudah meletakan rambu-rambu khusus jalur evakuasi, namun dalam waktu dekat pihaknya akan kembali memperbaharui rambu tersebut.

"Waktu itu kita sudah meletakan rambu-rambu jalur evakuasi tapi nanti kita akan perbaharui kembali," ujarnya.

Pihaknya sebelumnya sudah memberitahukan hingga memberikan pelatihan kepada warga Kota Manado untuk menghindari tempat-tempat yang rawan saat gempa terjadi.

Baca: Haduuh Pernyataan Anies Jadi Bahan Tertawaan, Gaberner Pinter!

Baca: Tsamara Amany, Calon Menteri Jokowi-Maruf, Resmi Bertunangan, PSI: Mari Kita Doakan

Baca: TERBARU Keluarga Audrey Yu Bantah Jokowi Tawari Kerja di BPPT dan Gaji Rp 200 Juta di NASA

"Tahun lalu kita sudah lakukan pelatihan menghindari bahaya bencana tsunami tahun ini juga kami sudah memberikan informasi, sosialisasi hingga simulasi," bebernya.

Ia mengatakan, dilihat dari antusiasme masyarakat saat pembekalan sosialisai dan simulasi hanya pihat tertentu yang mendengarkan dengan seksama.

"Kalau tidak kejadian mereka seperti tidak mau mendengarkan sosialisasi dan cuek-cuek saja saat ada pembekalan," ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan kejadian gempa yang di rasakan hingga di Kota Manaso semalam saat warga diberikan pembekalan mereka sangat antusiasme mendengarkan.

"Memang kalau melihat antusias masyarakat saat kita melakukan sosialisasi mereka cuek tetapi tadi malam dari arah Pencak ke Sario banyak yang lari ke Bumi Beringin, di samping kami memberikan penjelasan menyangkut apa yang diungkapkan BMKG, kami juga lakukan sosialisasi," ujarnya. (ana)

Baca: Gaya Parkir Bus Ala Sulut United, Herkis: Kita Tak Punya Playmaker

Baca: Sulut United Naik ke Peringkat 3 Klasemen Pasca Bekap Persiba 2-0

Baca: Gubernur Olly Bangga, Permainan Sulut United Makin Hebat

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved