Minut

Regu Raewaya 1 Minut Finish Kedua dengan 71.14 VP Dalam Turnamen Bridge Terbuka Hari Bhayangkara

2 Tim Bridge Raewaya Group Minahasa Utara ikut dalam turnamen bridge terbuka Sulawesi Utara dalam rangka Hari Bhayangkara

Regu Raewaya 1 Minut Finish Kedua dengan 71.14 VP Dalam Turnamen Bridge Terbuka Hari Bhayangkara
Istimewa
Regu Bridge Raewaya Minut yang ikut dalam turnamen bridge terbuka Sulut dalam rangka hari Bhayangkara ke 73 piasa Kapolda Sulut 2019, dimana tim Raewaya 1 Minut finish ditempat ketua kategori beregu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak dua Tim Bridge Raewaya Group Minahasa Utara (Minut) ikut dalam turnamen bridge terbuka Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 Piala Kapolda Sulut 2019.

Menurut Joune Ganda selalu owner Group Raewaya yang juga ketua umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Pengprov Sulut, regu Raewaya 1 Minahasa Utara mampu finish di tempat kedua untuk kategori beregu.

"Regu Raewaya 1 Minut beranggotakan Harke Tulenan, Mario Mambu, Elvita Lasut, Jongki Tumbel dan Bill Mondigir meraih 71.14 Victory poin (VP), harus mengakui keunggulan regu RR Tondano Minahasa yang beranggotakan Billy Matheos, Franky Karwur, Joice Tuejeh, Youberth Sumarauw, Rayfita Pakasi, Nofry Kaligis dan Uyun Musa dengan 74.44 VP," tutur ketua Gabsi Pengprov Sulut Joune Ganda kepada Tribunmanado.co.id, Minggu (7/07/2019).

Torehan hasil dari tim Raewaya 1 Minut yang merupakan binaan ketua umum Gabsi Pengprov Sulut sejatinya tidak pernah kalah pada setiap sesi pertandingan, hanya saja kalah pada akumulasi point.

Geliat dan kemajuan cabang olahraga bridge di Provinsi Sulut dimata Joune Ganda ketum Gabsi yang belum lama terpilih, tak lepas dari para senior pengurus Bridge serta para atlet yang berkontrinusi besar untuk kemajuan bridge.

"Bridge di Sulut sangat luar biasa, maka dari itu ketika saya terpilih sebagai ketua umum Bridge belum lama ini sempat berpikir apakah saya mampu meningkatkan Bridge di Sulut ditengah-tengah orang-orang yang luar biasa," jelasnya.

Untuk itulah Joune akan melakukan pembenahan bersama-sama para orang-orang yang luar biasa di cabang bridge, sambil belajar bagaimana kondisi kepengurusan yang sudah cukup baik dengan prestasi-prestasi yang ada.

"Perlu juga jalin komunikasi lebih baik antara pengurus dengan pemain. Karena visi misi saya gabungkan komunikasi dua arah pemain dan komunikasi, kalau itu sudah jalan hal-hal lain dan kalau ada kebutahan lainnya kasi tau saya saja," pesannya.

Dalam kepengurusan yang nantinya akan dibentu untuk Gabsi Sulut akan terwakili dan akomodir semua kepentingan dan harapan dari setiap wilayah, agar bisa satu kata dan satu hati.‎

John Tumewu selaku pimpinan pertandingan menambahkan, tournament ini berlangsung Rabu - Kamis (3-4/7) di Mantos 3 atrium lantai dasar dengan peserta beregu umum 19 regu, pasangan umum 24 pasang, pasangan pelajar 18 pasang dari Kota Manado, Minahasa, Bitung, Tomohon, Minsel, Minut dan Balikpapan.

"Untuk sistem pertandingan beregu umum menggunakan Swiss movement, board duplikasi komputer. Pasangan umum menggunakan Swiss movement, board duplikasi komputer dan pasangan pelajar menggunakan howell movement, penilaian top-bottom, board duplikasi manual," jelasnya.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved