Aksi 22 Mei

Sepuluh Anggota Brimob Melakukan Pengeroyokan Terhadap Warga, Brigjen Dedi Beberkan Pemicunya

10 anggota Brimob mengeroyok dua orang warga di Kampung Bali, Jakarta Pusat, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo membeberkan pemic

Sepuluh Anggota Brimob Melakukan Pengeroyokan Terhadap Warga, Brigjen Dedi Beberkan Pemicunya
WARTA KOTA/Angga Bhagya Nugraha
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto (kiri) , Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (tengah), Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono (kanan), memberikan keterangan kepada wartaean terkait aksi pada 22-23 mei lalu di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019). Dalam aksi rusuh tersebut, Polisi mengamankan 447 orang yang diduga perusuh. Polsiti membentuk tim investigasi gabungan untuk menelusuri dan mengusut kerusuhan yang terjadi di Jakarta Pusat. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sepuluh anggota Brimob melakukan pengeroyokan warga.

Ada dua warga yang menjadi korban pengeroyokan.

Hal itu terjadi saat aksi massa 21-22 Mei 2019 silam.

10 anggota Brimob mengeroyok dua orang warga di Kampung Bali, Jakarta Pusat, 

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo membeberkan pemicu terjadinya pengeyorokan tersebut.

Hal itu disampaikan Dedi Prasetyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/7/2019).

Baca: Mayat Lelaki yang Tersangkut di Jembatan Megawati, Begini Reaksi Sang Ibu di Ruang Jenazah

Baca: Jokowi Makan Siang di Bitung, Kepala Koki Sempat Gemetar Saat Memasak, Ini Menu Yang Disajikan

Baca: Gianluigi Buffon Kembali ke Pangkuan Juventus, Akan Tersaji Duet Apik dengan Cristiano Ronaldo?

Dedi Prasetyo menegaskan peristiwa pengeroyakan tersebut terjadi secara spontan.

"Kejadian yang di Kampung Bali ini berawal tindakan spontanitas yang dilakukan oleh anggota Porli dari Polda," kata Dedi Prasetyo dikutip TribunJakarta.com dari tayangan langsung Kompas TV.

Ia menjelaskan 10 Brimob tersebut terpancing melakukan pengeroyokan karena melihat komandan kompi mereka terkena panah beracun milik warga.

Namun panah beracun tak mengenai langsung, dan hanya menancap di bodyvest sang komandan.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved