Kesehatan

Putus Mata Rantai Narkoba Pada Remaja Dengan Konselor Teman Sebaya

Narkoba menjadi masalah yang serius dan bagaikan fenomena gunung es pada generasi muda saat ini, terutama remaja.

Putus Mata Rantai Narkoba Pada Remaja Dengan Konselor Teman Sebaya
Istimewa
Ns. Fransisca Andayani, SKep 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Narkoba menjadi masalah yang serius dan bagaikan fenomena gunung es pada generasi muda saat ini, terutama remaja.

Penguna narkoba di kalangan remaja ini juga menjadi permasalahan skala global.

Pada tahun 2018, UNODC ( The United Nations Office on Drugs and Crime ) menemukan 5,6 persen  penduduk dunia atau 275 juta orang usia 15 tahun pernah mengkonsumsi Narkoba.

Menurut BNN dan LIPI pada tahun 2018 mencapai 2,3 juta pelajar remaja pernah mengkonsumsi narkoba.

Sebanyak 5,9 juta orang menjadi  pecandu narkoba karena pengaruh orang terdekat dan teman sebaya dengan rentang usia maksimal 19 tahun dan usia minimal 9 tahun dengan alasan mengerjakan tugas sekolah atau belajar bersama (KPAI, 2018).

Remaja adalah masa seorang anak memasuki periode penting dari rentang kehidupan, suatu periode transisional, masa perubahan, masa usia bermasalah, masa dimana individu mencari identitas diri, usia menyeramkan (dreaded), masa unrealism, dan ambang menuju kedewasaan.

Perubahan social yang penting pada masa remaja mencakup meningkatnya pengaruh teman sebaya ( peer group), pola tumbuh kembang perilaku sosial yang lebih matang, pembuatan kelompok sosial yang lebih matang, pembuatan kelompok sosial yang baru, dan munculnya nilai-nilai baru dalam memilih teman dan pemimpin serta nilai dalam penerimaan sosial ( Krori, 2011).

Pola tumbuh kembang remaja seperti ini dapat menjadi dasar perubahan perilaku remaja untuk memutuskan mata rantai pengguna narkoba melalui teman sebayanya.

Konselor teman sebaya dalam  mengatasi masalah narkoba pada remaja.

Saat ini yang telah di terapkan adalah TC ( Theraphy Community ) yaitu suatu program  pembinaan untuk penyembuhan dan pemulihan para pemakai narkotika melalui media teraphy teman sesama rehabilitasi untuk saling membantu dalam proses pemulihan.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved