Pilpres 2019

Pilpres 2019 Usai, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Kembali Bersatu Memajukan Indonesia

Pilpres 2019 telah usai, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mengingatkan agar masyarakat Indonesia kembali bersatu.

Pilpres 2019 Usai, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Kembali Bersatu Memajukan Indonesia
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pilpres 2019 telah usai, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mengingatkan agar masyarakat Indonesia  kembali bersatu.

Ia menyebut perdebatan Pilpres terus berlanjut, maka bangsa Indonesia tidak akan maju.

“Negara lain sudah jauh membangun infrastrukturnya, kita masih urusan saling membenci, saling mendengki, saling tidak sapa antartetangga, semakin tertinggal kita nanti,” imbau Presiden lewat akun Instagramnya @Jokowi pada Kamis (4/7/2019) malam.

“Saya ingatkan kepada kita semuanya. Kita berangkulan, bersatu kembali membangun negara ini. Memajukan negara ini,” ujar Presiden.

Dikutip dari Setkab.go.id Presiden juga mengingatkan hal yang sama saat membagikan 2.000 sertifikat hak atas tanah kepada rakyat di Graha Bumi Beringin, Manado, Sulawesi Utara, Kamis sore.

Baca: Ini Sosok Wanita Cantik Asal Tomohon yang Ditugaskan Menyambut Presiden Jokowi

Baca: 8 Artis Ini Tak Suka Pamer Harta, Nomor 3 Uang Jajan dalam Sebulan Capai Rp 600 Juta

Baca: Gagahi Gadis 15 Tahun, Saat Mengantar Pulang Korban Cerita ke Orang Tua

Disana Kepala Negara menegaskan, masalah Pemilihan Presiden (Pilpres) pada bulan April lalu telah selesai setelah keputusan Mahkamah Konstitusi.

Untuk itu, ia mengajak semua warga untuk berangkulan kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

“Pilpres sudah selesai, marilah kita berangkulan kembali, bersatu kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air, apapun sukunya apapun agamanya, kita ini adalah saudara sebangsa dan setanah air,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara berpesan, jangan sampai perbedaan-perbedaan karena pilihan politik diterus-teruskan sampai saling membenci saling mendengki.

Ia mengingatkan kembali kita ini adalah saudara sebangsa dan setanah air, dan tantangan yang dihadapi bangsa ini juga tantangan yang besar.

“Kalau kita tidak berangkulan kita tidak bersatu bersama-sama membangun negara ini, ditinggal kita oleh negara-negara lain,” tutur Kepala Negara.

Rekonsiliasi Pasca Pilpres
Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved