Berita Minse

Bupati Paruntu: Stop KDRT dan Sayangilah Lansia!

Selang 10 tahun terakhir ini jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Indonesia terus mengalami peningkatan.

Bupati Paruntu: Stop KDRT dan Sayangilah Lansia!
ISTIMEWA
Bupati Paruntu: Stop KDRT dan Sayangilah Lansia! 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Selang 10 tahun terakhir ini jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Indonesia terus mengalami peningkatan.

Laporan KDRT pada 2018 mencapai 406.178 kasus, naik 16,5 persen dibanding jumlah laporan pada 2017 yang berjumlah 392.610 kasus.

Sementara itu data 2016 menunjukan jumlah lansia di Indonesia mencapai 22,4 juta jiwa atau 8,69 persen dari jumlah penduduk.

Di Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara kasus KDRT kerap terjadi, paling banyak ibu rumah tangga dan anak perempuan yang menjadi korban kekerasan.

Jumlah lansia di kabupaten ini juga berjumlah puluhan ribu.

Melihat fenomena tersebut bertempat di Aula Waleta, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Bupati Christiany Eugenia Paruntu mencanangkan Gerakan Bersama (Geber) Stop KDRT dan Gerankan Sayangi Lansia (GSL).

Kegiatan ini merupakan inisiatif Deputi Bidang Perlindungan hak Perempuan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan kasus KDRT dahulu dianggap mitos dan persoalan pribadi.

Tapi kini, sudah menjadi urusan publik yang telah diatur dalam Undang-Undang No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

"Masyarakat perlu paham akan hal ini sehingga perlu adanya sosialisasi dan peran pemerintah untuk menanggapi masalah KDRT," kata dia yang didampingi Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Minsel Netty Tumbuan

Halaman
12
Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved