Berita Minahasa

Belum Terakreditasi, 14 Puskesmas di Kabupaten Ini Terancam Putus Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Dampaknya, masyarakat daerah setempat khawatir bakal mengganggu layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Belum Terakreditasi, 14 Puskesmas di Kabupaten Ini Terancam Putus Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW
Belum Terakreditasi, 14 Puskesmas di Kabupaten Ini Terancam Putus Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Dari 22 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, ada sebanyak 14 puskesmas masih belum terakreditasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dampaknya, masyarakat daerah setempat khawatir bakal mengganggu layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minahasa baru 8 lokasi yang terakreditasi.

Bila merujuk pada regulasi Permenkes Nomor 75 Tahun 2014, jika sampai 2020 belum terakreditasi, secara otomatis kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terputus.

”Makanya, kami targetkan tahun ini semua puskesmas sudah terakreditasi.

"Saat ini sedang dalam tahap proses penilaian," terang Kepala Dinkes Yuliana Kaunang melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Maya Rambitan di Tondano, Jumat (05/07/2019).

Rambitan menambahkan kedelapan Puskesmas yang terakreditasi dalam aturan disebutkan, proses akreditasi fasilitas kesehatan dilakukan setiap tiga tahun sekali, tidak terkecuali Puskesmas.

"Target kita akhir tahun ini, semua Puskesmas sudah terakreditasi sehinggah kerja sama BPJS berlanjut," katanya.

Bila pemutusan kerja sama dengan BPJS terjadi, kata Rambitan akan berdampak kepada pelayanan kepada masyarakat yang menjadi peserta BPJS.

Dirinya berharap dalam penilaian nantinya 14 Puskesmas bisa lolos akreditasi.

Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved