Berita TNI

Paparan Kasdim Minahasa Soal Bela Negara

Kodim 1302/Minahasa melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1302/Minahasa Mayor (Inf) Feky Welang menanamkan nilai dan tujuan Bela Negara kepada masyarakat

Paparan Kasdim Minahasa Soal Bela Negara
Istimewa
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1302/Minahasa Mayor (Inf) Feky Welang menanamkan nilai dan tujuan Bela Negara kepada masyarakat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kodim 1302/Minahasa melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1302/Minahasa Mayor (Inf) Feky Welang menanamkan nilai dan tujuan Bela Negara kepada masyarakat, yang sebelumnya disampaikan kepada para personel Lapas Tondano.

“Usaha pertahanan keamanan negara dilaksanakan melalui Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). TNI sebagai komponen utama dan rakyat sebagai komponen pendukung,” ujarnya di Tondano, Rabu (3/7/2019).

Kasdim menjelaskan tentang pengertian bela negara menurut Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2002, Pasal 9 ayat 1.

“Bela negara tentunya ada landasannya, yaitu konsep bela negara adalah adanya wajib militer."

"Subjek dari konsep ini adalah tentara atau pertangkat pertahanan negara lainnya, baik sebagai pekerjaan yang dipilih atau sebagi akibat dari rancangan tanpa sadar (wajib militer),” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tondano mendapat pembekalan dan pelatihan dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa.

Baca: Oknum Polisi Hamili Dua Wanita Sekaligus & Melantarkannya hingga Melahirkan, Ini Hasil Sidangnya

Baca: Pria 46 Tahun Nekat Sembunyi di Dalam Saluran Pembuangan Selama Satu Hari, Takut Ditangkap Polisi

Baca: Di Malam Bakudapa Perkumpulan Sosial Mapalus Maesa Semarang, Vicky Ajak Ramaikan Manado Fiesta 2019

Selain Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1302/Minahasa, pembekalan juga diberikan oleh Mayor (Inf) Feky Welang dan Bamin Ops, Sersan Kepala (Serka) Josias Meruka.

Kegiatan tersebut berlangsung di Makodim 1302/Minahasa, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara pada, Selasa (2/7/2019) kemarin.

Para peserta yang berjumlah 50 pegawai Lapas Tondano ini diajarkan tentang bela negara dan peraturan baris berbaris.

Mereka diajarkan landasan hukum Bela Negara adalah ideologi Pancasila dan konstitusional yakni Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 (amandemen).

Dimana Pasal 27 ayat 3 menyatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

Pasal 30 ayat 1 dan 2, tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

Dan usaha pertahanan keamanan negara dilaksanakan melalui Sishankamrata (Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta) yang di dalamnya TNI sebagai komponen utama dan rakyat sebagai komponen pendukung.

Adapun materi-materi yang diajarkan adalah; materi tentang Bela Negara diajarkan oleh Kepala Staf Kodim 1302/Minahasa Mayor Inf Feky Welang; materi pengetahuan tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diajarkan oleh Bamin Ops Serka Josias Meruka.

Baca: Terungkap Dalam Rekonstruksi Polisi, Ibu Muda Ini Menjadi Korban Penganiayaan Kejam, Ini Adegannya

Baca: 4 Tahun Berlalu Olga Meninggal, Billy Ungkap Dalang Hilangnya Warisan Rp 1,5 Miliar Milik Sang Kakak

Baca: Politikus Ramai-ramai Berebut Jadi Anggota BPK, Komisi XI Jamin Seleksi Objektif

Baca: Mitsubishi Triton Baru, Warna Orange yang Pernah Digunakan Honda Untuk model Civic SiR

Baca: Ketua RT Ini Diajak Seorang Pria Memancing di Empang, Dia Kaget Setelah Tahu Identitas Sebenarnya

Baca: Kondisi Terbaru Bu Risma Hari Ini, Ini Tujuan Pertamanya setelah Sembuh

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved