Penganiayaan

Otong Ditangkap Polisi Karena Aniaya Anggota TNI Dengan Samurai, Korban Terluka di Bagian Tangan

Tak sampai 24 jam pengejaran pelaku yang melakukan penganiayaan dengan senjata tajam kepada korban pun membuahkan hasil. Korbannya adalah Ketua RT

Otong Ditangkap Polisi Karena Aniaya Anggota TNI Dengan Samurai, Korban Terluka di Bagian Tangan
(Warta Kota)
Otong pelaku pembacokan Ketua RT di Pesing Poglar yang berhasil diringkus polisi saat digelandang ke Polres Metro Jakarta Barat 

Nisan (65) warga mengatakan peristiwa pembacokan itu terjadi ketika Iyem dan Otong berulang kali melakukan aksi perselingkuhan dan perbuatan mesum.

Warga sekitar tempat tinggalnya pun merasa resah hingga ditegur oleh Ketua RT setempat.

"Jadi Otong ini ditegur karena terlibat perselingkuhan, jadi istilahnya janganlah berbuat mesum di sini kalo mau di luar saja, jangan di wilayah ini. Tapi si Otong ini mungkin ngak terima," kata Nisan.

Berselang setelah menegur pelaku, justru Herry dihadang pelaku dan tiga orang dengan membawa sebilah samurai dan mengayungkan ke arah korban.

Korban pun berusaha menangkis sedangkan pelaku dengan mengunakan tangannya, selanjutnya pelaku pun kabur meninggalkan korban yang tengah bersimbah darah.

"Pas balik lagi itu korban dihadang, nah dibacok tuh, mungkin mau nangkis makanya kena tangannya," katanya.

Perilaku Iyem dan Otong ini memang sudah kerap kali membuat warga merasa resah.

Meski Iyem sudah memiliki 2 orang anak dan suami, namun ia tetap melakukan aksi perselingkuhan dengan Otong.

"Emang udah sering di tegur. Dulu emang orang sering gonta-ganti cowo dulu padahal udah punya suami sama anak. Cuma ya gitu suami tahu diem aja, kayak gak peduli," kata Indah salah seorang warga.

Menurutnya, Iyem dan Otong sudah menjalin hubungan sejak dua tahun terakhir.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved