Nasional

Polisi Terus Pantau Pergerakan Teroris, Ada Yang Memiliki Perkebunan Sawit Sebagai Sumber Dana

Kelompok Jemaah Islamiyah (JI) yang dipimpin oleh PW alias Abang sedang mengembangkan kekuatan organisasinya, termasuk dari segi ekonomi.

Polisi Terus Pantau Pergerakan Teroris, Ada Yang Memiliki Perkebunan Sawit Sebagai Sumber Dana
(KOMPAS.com/DEVINA HALIM )
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo (kanan) di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat ini polisi masih terus mendalami adanya kelompok yang diduga teroris.

Diketahui kelompok ini memiliki sumber dana dan terus melakukan rekrutan. 

Polisi menyebutkan Kelompok Jemaah Islamiyah (JI) yang dipimpin oleh PW alias Abang sedang mengembangkan kekuatan organisasinya, termasuk dari segi ekonomi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan bahwa kelompok tersebut memiliki perkebunan sawit sebagai sumber dana.

"Ini sedang dikembangkan, tahapan pembangunan kekuatan ini tentunya harus didukung oleh kemampuan ekonomi. Mereka sedang mengembangkan basic ekonomi mereka itu dengan beberapa usaha yang mereka bangun yaitu usaha kebun," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Selain untuk membiayai kebutuhan operasional organisasi, dana tersebut dialokasikan sebagai gaji kepada petingginya.

Baca: Olimpiade Sains Nasional Digelar di Sulawesi Utara, Ini Jadwal dan Lokasinya

Baca: Sulut United melawan Mitra Kukar, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Stadion Klabat Untuk Besok

Baca: Sehari Sebelum Laga Sulut United Melawan Mitra Kukar, Kapolda Sulut Irjen Sigid Lakukan Ini

Baca: Pernah Jadi Intelijen JI hingga Jadi Amir, Ini Sepak Terjang Terduga Teroris PW

Baca: Hari Ulang Tahun ke-66 Bank Indonesia Gelar Donor Darah

"Masih didalami bahwa pejabat-pejabat di dalam struktur organisasi JI. Ini juga digaji, gaji besarannya Rp 10 juta-Rp 15 juta (per bulan)," kata Dedi.

Kelompok tersebut juga diketahui membiayai para rekrutan untuk mengikuti latihan militer di negara seperti Suriah.

Dedi mengatakan bahwa mereka telah mengirim rekrutan ke Suriah dalam enam gelombang.

Namun, polisi masih mendalami jumlah orang yang dikirim.

Baca: Bos Garuda Diperiksa Empat Jam KPPU, Ini Responnya Saat Diwawancarai

Baca: Baca Mantra, Belut Pun Muncul, Dilema Pencari Belut di Kabupaten Ini

Baca: Kapolda Sulut Pantau Lokasi Stadion Klabat Jelang Laga Sulut United Vs Mitra Kukar

Baca: Kader Partai Demokrat Masih Terbelah, Gabung Koalisi Pemerintah Atau Oposisi

Baca: Mahdi Albaar Bakal Reuni Dengan Mantan klub di Stadion Klabat

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved