Olly Perkuat Tim Ekonomi Jokowi: Ini yang Diinginkan Pelaku Pasar

Tim ekonomi kabinet Joko Widodo dan Ma'ruf Amin ditunggu pasca penetapan presiden dan wakil presiden terpilih

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Istimewa
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Silaturahmi di Rumah Megawati 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Tim ekonomi kabinet Joko Widodo dan Ma'ruf Amin ditunggu pasca penetapan presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (30/6/2019). Para analis berpendapat pelaku pasar menantikan tim ekonomi untuk menentukan arah perekonomian ke depan.

Sejumlah nama diproyeksikan mengisi tim ekonomi Jokowi-Ma’ruf. Dari sekian banyak nama, sosok Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey santer diperbincangkan. Bendahara Umum PDIP itu diproyeksikan mengisi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Olly disebut akan menggantikan Rini Soemarno.

Baca: Utusan Prabowo Lakukan Ini kepada Maruf Amin

Selain Olly, satu lagi putra Sulut yang masuk bursa tim ekonomi, Thomas Lembong. Ia sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di era Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla.

Kabinet sekarang, tim ekonomi di bawah komando Menko Perekonomian Darmin Nasution dan diperkuat Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggar Lukito, Menteri Perdagangan Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Rini Sormarno dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Sejumlah asosiasi pengusaha meminta agar pemerintahan terpilih dapat memperbaiki kinerjanya demi kesejahteraan masyarakat ke depannya. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta mengatakan, siapapun figur yang nantinya terpilih mengisi posisi kabinet dapat mengemban amanah rakyat dengan baik. "Jalankan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya sesuai amanah," ucap Tutum, Minggu kemarin.

Baca: Jokowi Tumpang Mobil Amin Datangi KPU: Begini Ceritanya

Secara spesifik, Tutum meminta pemerintah dapat memperhatikan dan memperbaiki kinerja di bidang perdagangan. Pasalnya sektor itu merupakan salah satu sektor penting yang menopang kehidupan masyarakat.

Tutum berharap, permasalahan terkait kesediaan pasokan pangan, naiknya harga komoditas pokok dapat teratasi oleh pemerintahan periode 2019 - 2024. "Ya pasti harapannya dapat memperlancar pendistribusian kebutuhan masyarakat dengan efisien, menjaga pasokan, kestabilan harga-harga," ungkap dia.

Tidak hanya itu, ia meminta agar birokrasi kemudahan dalam usaha dapat berjalan semakin baik. "Perizinan yang sederhana, pangkas hal-hal yang memberatkan dunia usaha," ujar dia.

Senada dengan Aprindo, Ketua Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo, meminta pemerintahan terpilih dapat memperbaiki kinerjanya. Secara spesifik, Budhi meminta pemerintah memperbaiki sektor perikanan.

Menurut Budhi, masalah utama sektor pengolahan perikanan adalah kekurangan bahan baku. Selama ini, bahan baku tersebut didapat dari perikanan tangkap dan perikanan budidaya.

"Permasalahan utama Industri pengolahan perikanan adalah kekurangan bahan baku. Bahan baku tersebut didapatkan dari sektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya," ungkap Ketua AP5I Budhi Wibowo.

Lebih lanjut, ia menyoroti sektor perikanan tangkap yang dirasa perlu perhatian lebih dari pemerintah. "Berdasarkan hasil penelitian dari FAO (food and agriculture organization/organisasi pangan dan pertanian), di seluruh dunia sektor perikanan tangkap cenderung stagnan dan sektor perikanan budidaya masih tumbuh terus. Oleh karena itu diharapkan pemerintah bisa memberikan anggaran yang lebih besar pada sektor budidaya" ujar dia.

Baca:  Jokowi-Maaruf Pemenang Pilpres, Ini Analisa Pengamat Politik Max Rembang

Disamping itu, Budhi berharap pemerintah juga fokus pada infrastruktur pendukung sektor perikanan. "Selain itu diharapkan pemerintah lebih banyak fokus kepada pengembangan Infrastruktur misalnya listrik, Jalan, jembatan, saluran irigasi budidadaya, pelabuhan perikanan, pabrik es dan yang lainnya," tutur Budhi.

Wakil Direktur Insitute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mengatakan, pelaku pasar menantikan tim ekonomi Jokowi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved