Salah Tetapkan Tersangka, Kejari Keberatan Bayar Ganti Rugi Rp 222 Juta

Pengadilan menyatakan kejari dan polres salah menetapkan tersangka perampokan.

Salah Tetapkan Tersangka, Kejari Keberatan Bayar Ganti Rugi Rp 222 Juta
net
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kejaksaan Negeri dan Polres Lampung Utara mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Dua institusi tersebut tak terima atas putusan pengadilan yang mengharuskan mereka membayar ganti Rp 222 juta kepada seorang warga.

Pengadilan menyatakan kejari dan polres salah menetapkan tersangka perampokan.

Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Lampung Utara Hafiez mengatakan, pihaknya merasa keberatan dengan putusan pengadilan tersebut.

"Iya kami merasa keberatan sehingga kami telah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), berkas sudah kita kirimkan minggu lalu untuk kasasi," kata Hafiez, Sabtu (29/6/2019).

Baca: Live Streaming Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, KPU Gelar Rapat Pleno Pukul 15.30 WIB

Baca: Jokowi-Maruf Ditetapkan Presiden dan Wapres Hari Ini, KPU Undang Prabowo-Sandi

Follow Instagram Tribun Manado

Namun, ia tidak menutup kemungkinan pihaknya akan membayar ganti rugi kepada korban salah tangkap jika putusan MA ternyata menolak kasasi itu.

"Kami masih menunggu hasiI putusan kasasi dulu, jika putusannya membayar kami akan bayar," kata dia.

Hafiz menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat korban mengajukan praperadilan perihal salah tangkap oleh Polres Lampung Utara terhadap Oman.

Oman merupakan warga Kampung Sangereng, Dusun Telaga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Pria itu sebelumnya mengajukan gugatan kerugian materil dan nonmateril sebesar Rp322 juta kepada pihak kepolisian dan Kejaksaan Lampung Utara.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved