Bitung

86 Personel KPLP Indonesia Latihan Bersama Jepang dan Filipina di Davao

Sebanyak 86 personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Indonesia bakal mengikuti latihan gabungan dengan Negara Jepang dan Filipina

86 Personel KPLP Indonesia Latihan Bersama Jepang dan Filipina di Davao
Tribun Manado/Christian Wayongkere
Persiapan pelepasan Latihan Marine Pollution Exercise (Mapolex) 2019 yang akan diikuti Indonesia, Jepang dan tuan rumah Filipina di Davao Filipina 1 - 5 July 2019. Pelepasan di Pelabuhan Samudera Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 86 personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Indonesia bakal mengikuti latihan gabungan dengan Negara Jepang dan Filipina.

Latihan tersebut bernama Marine Pollutin Exercise (Marpolex) 2019, di Davao Filipina berlangsung mulai tanggal 1 - 5 Juli 2019.

Mursidi Kepala Kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) Bitung dalam keterangannya mengatakan negara Filipina menjadi tuan rumah dengan coast guard Indonesia sebagai observer karena dua tahun lalu Indonesia sebagai tuan rumah.

Selain puluhan personil yang sudah di kirim, ada juga tiga unit kapal negara‎ (KN). KN Sarotama dari pangkalan Tanjung Uban, KN Gandiwa dari pangakalan Bitung dan KN Kalawai dari pangkalan Tual.

"Kapal-kapal yang diberangkatkan tipe atau jenis MDP (Marine Disester Prevention),‎ untuk penanganan musibah di laut, resque, pemadam kebakaran dan tim penanggulan pencemaran, semua kapal dibekali dengan peralatan lainnya," tutur Mursidi kepada Tribunmanado.co.id, Minggu (30/06/2019).

Menghadapi Marpolex 2019 yang melibatkan tiga negara Indonesia, Jepang dan tuan rumah Filipina rombongan Indonesia dilepas oleh Ahmad Direktur KPLP Ditjen Hubla Kementrian Perhubungan RI, bersama sejumlah kepala pangkalan.

Seperti Kepala pangkalan Tanjung Uban Capt Nazir, Tanjung Priuk Elwin Refindo, Tanjung Perak Wawan Setiawan, dan Kepala Pangkalan Tual Alwan Rasyid, Pangakalan Bitung Andi Amran dan Kasubdit Penanganan Musibah dan Pekerjaan Bawah Air Ibu Een.

Disaksikan Stanislaus Wetik Kepala KSOP Manado serta instansi kepelabuhanan Bitung Pelindo, Terminal Peti Kemas Bitung, Dishub Bitung, Polsek KPS, Diklat Pelayaran Minsel dan tamu undangan lainnya.

Pelapasan balon ke udara sebagai penanda bakal diberangkatkan rombongan dari Indonesia menuju Davao Filipina menggunakan kapal KPLP melalui pelabuhan Bitung.

Ahmad Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Hubla, melepas keberangkatan personil dan kapal yang akan digunakan pada latihan Marpolex 1 - 5 Juli 2019 di Dermaga Pelabuhan Samudera Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (28/06/2019).‎

Sebelum pemberangkan pihaknya telah melakukan persiapan sebelum berangkat, table top exersise, latihan kering secara keseluruhan bersama stakholder, Basarnas, Kementrian lingkungan Hidup, SKK Migas dan Pertamina.

Didukung luar biasa dari lima pangkalan Kesatuan laut penjaga laut dan pantai Tanjung Uban, Tanjung Perak, Tanjung Priok, Tual dan Bitung beserta tiga kapal Negara (KN).

"Personil yang diberangkatkan telah dilaksanakan latihan basah, berupa real situation berupa kecelakaan kapal di laut hingga tumpahan minyak, oleh tiga KN yang disiapkan melakukan oil boom, menangani pencemaran dan evakuasi penumpang yang jatuh ke laut," kata Ahmad.

Dalam latihan ini Filipina coas Guard menyiapkan empat kapal dan Jepang Coast Guard kapal dan helikopter selama pelaksanaan latihan nanti.

Penampilan apik dari marching Band Taruna Politeknis Pelayaran Sulut di Amurang dengan membawakan lagu Maju Tak Gentar, Nenek Moyangku Seorang Pelaut dan satu lagu lainnya, menjadi hiburan tersendiri saat acara pelepasan.

Akhir penampilannya seorang personil marching Band melakukan adegan berbahaya yang hanya boleh dilakukan oleh seorang yang terlatih, yaitu melompat dari susunan alat Bass.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved