Breaking News:

Pilpres 2019

Ahok sampaikan Pesan Khusus untuk KH Maruf Amin dan Jokowi setelah Putusan MK

Soal Putusan Mahkamah Konstitusi atau putusan MK terkait sengketa Pilpres 2019, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok angkat bicara.

Jonathan Manurung
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) setelah mencoblos di KJRI Osaka minggu (14/4/2019) sekitar jam 16:30 waktu Jepang. 

“Kepada semua pihak, semoga rekonsiliasi bangsa segera terwujud demi Indonesia yang lebih damai dan sejahtera,” harap Ahok.

Sebelumnya diberitakan Waratakotalive.com, pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengingatkan ada sejumlah pekerjaan rumah atau PR yang harus dikerjakan Jokowi-Amin usai putusan MK.

PR yang dimaksud Refly Harun adalah penyelamatan KPK, pemilihan menteri yang berintegritas, dan membentuk tim ahli untuk mereview UU Pemilu.

Perolehan Suara Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi

Seperti dikutip Kompas.com majelis hakim konstitusi menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang diajukan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi).

Menurut Mahkamah, permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum.

Dengan demikian, pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan memimpin Indonesia periode 2019-2024.

Putusan dibacakan Anwar Usman, Ketua MK yang memimpin sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6/2019) pukul 21.15 WIB.

"Dalam pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Anwar Usman.

Sidang dimulai 12.45 WIB. Pertimbangan putusan dibacakan bergantian oleh delapan hakim konstitusi lainnya.

Berdasarkan putusan tersebut maka jumlah penghitungan suara berjenjang yang dilakukan KPU RI dan diumumkan pada 21 Mei lalu sah secara hukum.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen suara.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved