Dugaan Penganiayaan

Kepala Sekolah Ditetapkan Tersangka Menganiaya Siswa, Korban Didorong Untuk Masuk ke Ruangan Ini

Penyidik Satuan Reksrim Polres Klungkung menetapkan Kepala SMA Pariwisata Saraswati (Smapsa) Klungkung I Gusti Made Suberata (58), sebagai tersangka k

Kepala Sekolah Ditetapkan Tersangka Menganiaya Siswa, Korban Didorong Untuk Masuk ke Ruangan Ini
NET
Oknum Kepsek di Klungkung Terancam Penjara 3 Bulan Gara-gara Lakukan ini pada Siswinya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala sekolah ini ditetapkan tersangka oleh polisi.

Penyebabnya karena kepala sekolah menengah atas ini melakukan penganiayaan terhadap siswanya.

Penyidik Satuan Reksrim Polres Klungkung menetapkan Kepala SMA Pariwisata Saraswati (Smapsa) Klungkung I Gusti Made Suberata (58), sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap siswinya, Ni Komang Putri (18).

Made Subrata hanya ditindak tipiring, karena dianggap melalukan penganiayaan ringan.

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Mirza Gunawan mengungkapkan, penetapan tersangka terhadap Gusti Suberata dilakukan setelah Sat Reskrim melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut, Senin (24/6/2019).

Dalam perkara tersebut, Suberata dijerat dengan Pasal 352 KHUP tentang penganiayaan ringan dengan ancaman hukuman maksimal 3 bulan penjara.

Baca: Jelang Putusan MK, Akses Medsos Dimungkinkan Tak Akan Dibatasi, Ini Penjelasanya

Baca: Tuan Rumah Unggul Segalanya, Tapi Paraguay Memiliki Catatan Apik Lawan Brasil

Baca: Lama Bungkam Soal Kabar Putus, Adipati Dolken Sebut Hubungan Dengan Vanesha Prescilla Baik-baik Saja

Baca: Sepi Tawaran Job, Nama Artis Ini Tak terdengar Lagi Gaungnya, Kini Berjualan Martabak.

Baca: Diskon Sampai 50 Persen, Pemilik Ritel Akui Penutupan 6 Gerai Giant, Ini Dampaknya

Hal ini disimpulkan, setelah kepolisian melihat jika keterangan saksi tidak ada mendukung keterangan korban.

Selain itu, saksi juga tidak melihat adanya darah di TKP.

Penetapan ini juga dikuatkan dengan dua alat bukti, yakni keterangan saksi dan hasil visum.

Baca: Dampak Sistem Zonasi, Pelajar Ini Tak Diterima di SMP Favorit, 15 Piagam Dibakar

Baca: Saat Hamil Anak Perempuan Ibu Akan Mengidam Gula atau Makanan Manis, Ini Tanda Lainnya

Baca: Reaksi JK, Wiranto, dan Kapolri terkait Massa PA 212 Gelar Aksi Sambil Halal Bihalal di MK

Baca: Izin Dokter Ini Dicabut Karena Menggunakan Sperma Miliknya Untuk Membuahi Pasien

Baca: Wanita Ini Tewas, Saat Lehernya Dicium Suami di Malam Pertama, Ternyata Ini Penyebabnya

"Dari rekaman kamera CCTV, tidak terlihat adanya pemukulan langsung. Namun korban didorong untuk masuk ke ruang TU, kemudian tersandung," jelas Mirza Gunawan, Rabu (26/6/2019).

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved