Penyalahgunaan Obat Batuk

Kecanduan Obat Batuk Cair, Siswa Ini Tak Bisa Tidur Sebelum Tenggak hingga 50 ml

Penyalahguna obat batuk cair dan lem tersebut sudah dalam kategori parah. Ada yang tidak bisa tidur sebelum menenggak obat batuk cair.

Kecanduan Obat Batuk Cair, Siswa Ini Tak Bisa Tidur Sebelum Tenggak hingga 50 ml
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Ilustrasi. Seorang pria menunjukkan tumpukan kemasan di taman eks Kantor Bupati Bolmong di Jalan Paloko Kinalang Kelurahan Kotobangon, Kotamobagu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Obat batuk cair dan lem menjadi candu bagi sejumlah siswa di Bolaang Mongondow.

Bahkan beberapa penyalahguna obat batuk cair dan lem tersebut sudah dalam kategori parah.

Ada yang tidak bisa tidur sebelum menenggak obat batuk cair.

Jumlahnya tak tanggung-tanggung 50 ml atau sekitar 44 gram sekali tenggak. Setelah itu baru anak tersebut bisa tidur.

Demikian Kepala Badan Narkotika Negara Kabupaten Bolmong AKBP Juli Setiawan.

Dia mengatakan, Bolmong termasuk daerah rawan penyalahgunaan narkoba di Sulut setelah Manado dan Minahasa.

Baca: Jelang Putusan MK, Akses Medsos Dimungkinkan Tak Akan Dibatasi, Ini Penjelasanya

Baca: Tuan Rumah Unggul Segalanya, Tapi Paraguay Memiliki Catatan Apik Lawan Brasil

Baca: Lama Bungkam Soal Kabar Putus, Adipati Dolken Sebut Hubungan Dengan Vanesha Prescilla Baik-baik Saja

Tak sedikitp pula anak-anak yang mulai coba-coba dengan menyalahgunakan obat batuk cair dan lem.

"Di sini paling banyak adalah penyalahguna obat batuk cair dan lem. Mereka kebanyakan adalah para siswa," ujar Setiawan, Selasa (25/6/2019) lalu.

Dia berharap, pegiat anti narkoba dapat menularkan virus antinarkoba di kalangan warga Bolmong.

Sekretaris Daerah Bolmong Tahlis Gallang menyebut, penyalahgunaan zat adiktif di kalangan siswa di
Bolmong meningkat.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved