Kasus Pembunuhan

Pembunuhan Satu Keluarga, Rio Selamat Dari Vonis Hukuman Mati, Hukumannya Lebih Ringan

Suryaningrat alias Rio selamat dari vonis hukuman mati. Terdakwa kasus penculikan disertai dengan pembunuhan satu keluarga ini menjalani sidang Rabu,

Pembunuhan Satu Keluarga, Rio Selamat Dari Vonis Hukuman Mati, Hukumannya Lebih Ringan
(Tribun Medan/Indra Gunawan)
Kedua terdakwa, Suryaningrat alias Rio, dan Dian Syahputra alias Komo ketika dihadirkan di ruang sidang Rabu, (26/6/2019) 

Ia juga sempat ikut membantu Agus menjemput mobil sewaan dari Desa Bandar Labuhan untuk membawa korban untuk dibuang.

Dalam amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim, Sarma Siregar dengan anggota Udut W K Napitupulu dan Liberty Sitorus, disebutkan bahwa kasus pembunuhan ini dilatarbelakangi rasa dendam Agus yang menjadi otak pelaku pembunuhan.

Dua hari sebelum penculikan disertai pembunuhan dilakukan oleh pelaku terlebih dahulu Agus berdiskusi dengan Suryaningrat alias Rio.

Agus yang sudah mati karena ditembak polisi saat penangkapan mengungkapkan dirinya dendam dengan Muhajir lantaran merasa dirinya telah diguna-guna.

Niatnya untuk menghabisi nyawa Muhajir pun sempat diucapkannya kepada Rio.

Rio yang merupakan warga Kabupaten Batubara sempat kurang percaya dengan apa yang diucapkan oleh Agus.

Namun setelah dibujuk beberapa kali oleh Agus kemudian Rio pun mau melakukannya.

Saat itu untuk dapat masuk ke dalam rumah Muhajir rencana pun sempat mereka susun.

Pada malam kejadian Agus pun mengetok rumah Muhajir untuk bertamu dengan alasan ingin meminjam uang.

Tidak lama kemudian Rio pun datang.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved