Ini Posisi yang Cocok untuk Prabowo di Pemerintahan Jokowi

Pilpres 2019 menuju rekonsiliasi. Pertemuan antara calon presiden (capres) nomor urut 01 Jokowi dan capres 02 Prabowo Subianto

Ini Posisi yang Cocok untuk Prabowo di Pemerintahan Jokowi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman Prabowo Subianto, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Pilpres 2019 menuju rekonsiliasi. Pertemuan antara calon presiden (capres) nomor urut 01 Jokowi dan capres 02 Prabowo Subianto akan dilakukan usai putusan sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Senator asal Sulawesi Utara, Benny Rhamdani menyatakan, upaya mempertemukan dua capres sedang dalam proses. Politisi Partai Hanura ini termasuk pelopor rekonsiliasi pasangan capres 01 dan 02. Brani –panggilan akrabnya– sempat mengunggah foto di media sosial, ia bersama cawapres 02 Sandiaga Uno. Anggota DPD RI ini merasa optimistis capres 01 dan 02 dapat lebur menjadi 03.

Brani ini menyebut nomor 03 sebagai persatuan nasional. Dalam foto itu terlihat Benny yang juga menjabat Direktur Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, bersama Sandiaga. Cawapres 02 memakai batik biru nampak menyinggung senyum.

Baca: Merana Usai Dinikahi Pria WN Tiongkok: Simak Cerita WNI Malang Ini

Berikut postingan akun Benny Rhamdani.
"Yakinlah, nomor 1 dan nomor 2 itu sudah selesai. Bahkan sebelum sidang di Mahkamah Konstitusi. Di level elite sudah selesai. Yang nampak di permukaan itu hanya tinggal bumbu demokrasi. Saatnya di bawah mengikuti. Ngapain marah-marahan dan gontok-gontokan.
Semua sedang menuju nomor 3 – persatuan nasional... Malam ini nemani Ketum di Energy Building.”

Juru Bicara TKN Razman Arif Nasution meyakini, rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo akan dilakukan usai putusan sidang di MK. Ia mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan lokasi pertemuan antara Jokowi dan Prabowo.

"Pak Jokowi itu mau ketemu di mana saja, apa naik kuda, apa di Bali, tapi informasi terakhir belum bertemu. Saya kok yakinnya nanti ada pertemuan setelah sidang MK," kata Razman di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).

Juru Bicara Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Hendarsam Marantuko mengatakan, saat ini Prabowo masih fokus pada proses sidang MK. Namun, ia juga meyakini pertemuan Prabowo dan Jokowi akan terlaksana usai putusan sidang MK. "Dampak Prabowo sangat teruji sebagai seorang negarawan. Saya jamin akan ada rekonsiliasi setelah adanya putusan MK," ujarnya.

Benny Rhamdani
Benny Rhamdani (TRIBUN MANADO/INDRI PANIGORO)

Gabung Jokowi

Juru bicara BPN, Faldo Maldini, membuat video bertajuk 'Prabowo (Mungkin) Gabung Jokowi'. Video itu diunggah di YouTube Channel miliknya, berjudul 'Prabowo (Mungkin) Gabung Jokowi'. Mula-mula, Faldo berbicara tentang dirinya yang dinilai stres hingga cari sensasi setelah mengunggah video 'Prabowo Tidak Mungkin Menang di MK'.

Ia mengulas videonya itu dan berbicara soal kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dalam politik. Faldo lantas berbicara perolehan suara Partai Gerindra di Pileg 2019. Gerindra diketahui menempati posisi kedua dalam pileg dengan perolehan suara sebanyak 12,97 persen.

Baca: Sosok Mahfud MD, Masa Muda Penuh Perjuangan, Nyeker ke Sekolah, Belajar di Kuburan, Ini Kisahnya

"So, mungkin nggak yang 12 persen gabung sama Jokowi? Gue nggak bilang sih, kalau Gerindra gabung ke Jokowi itu buruk. Itu realistis. Itu pilihan bagi parpol, berada dalam lingkaran kekuasaan tentu lebih baik," kata Faldo seperti dilihat detikcom dalam videonya, Minggu (23/6/2019).

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved