Jelang Putusan MK

BPN Prabowo-Sandi Himbau Pendukung Tak Lakukan Aksi Jelang Putusan MK

BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengimbau para pendukung dan relawan untuk tidak melakukan aksi turun ke jalan jelang sidang putusan

BPN Prabowo-Sandi Himbau Pendukung Tak Lakukan Aksi Jelang Putusan MK
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memberikan penjelasan saat debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali mengimbau para pendukung dan relawan untuk tidak melakukan aksi turun ke jalan menjelang putusan sidang sengketa pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi, Jumat (28/6/2019) mendatang.

"Seperti Pak Prabowo sampaikan bahwa upaya akhir kami adalah konstituisonal melalui MK dipimpin Mas BW, untuk relawan, pendukung, masyarakat, kami imbau lakukan kegiatan damai, berdoa dan sebagainya," kata Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jakarta, Senin (24/6/2019).

Sebelumnya, Prabowo sudah menyampaikan himbauan serupa sebelum dimulainya proses sidang sengketa pilpres di MK.

Namun imbauan ini kembali disampaikan Dahnil menanggapi adanya massa Persatuan Alumni 212 yang berencana melakukan aksi massa jelang sidang putusan.

dahnil-anzar-sebut-prabowo-sempat-bertemu-120-jenderal-bahas-
dahnil-anzar-sebut-prabowo-sempat-bertemu-120-jenderal-bahas- (Istimewa)

Dahnil mengakui, pihaknya tidak bisa melarang jika masyarakat hendak menyalurkan aspirasinya. Namun, ia menegaskan bahwa imbauan sudah berkali kali disampaikan.

"Kalau ada mobilisasi massa itu di luar instruksi kami. Tapi kami tak punya kuasa melarang hak konstitusi warga," kata dia.

Baca: Ingin Nikahi Kakak Ipar, Suami Bunuh Istri di Dekat Anak, Sebelum Tewas Korban Ucap Aku Mencintaimu

Baca: Inilah Para Tokoh Berdarah Manado Calon Menteri Kabinet Jokowi Jilid II: Pengusaha, Sosok No 1 Sulut

Baca: Tersebar Video CCTV Aksi 22 Mei, Diduga Pembagian Amplop Perusuh, Ambulans Gerindra Tampak di Lokasi

MK telah selesai menggelar pemeriksaan perkara hasil pilpres melalui persidangan.

Sidang digelar sebanyak lima kali, dengan agenda pembacaan dalil pemohon, pembacaan dalil termohon dan pihak terkait, pemeriksaan saksi pemohon, termohon, serta pihak terkait.

Selanjutnya, Mahkamah akan mempelajari, melihat, meneliti alat-alat bukti serta dalil dan argumen yang telah disampaikan selama persidangan. Menurut jadwal, MK akan memutuskan sengketa perkara pada Jumat (28/6/2019).

Baca: Fakta Terbaru! Seorang Polwan Diduga Terpapar Radikalisme, Pakai Identitas Palsu ke Kota Ini

Baca: Video YouTuber Lakukan Adegan Tak Senonoh dengan Siswi SMP hingga Timbul Meme Pemersatu Bangsa

Baca: Perselingkuhannya Terbongkar, Suami Cekik Istri Hingga Tewas, Sang Anak: Sudah Pa Kasihan Mama

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jelang Putusan MK, BPN Prabowo Kembali Imbau Pendukung Tak Gelar Aksi

n

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jelang Putusan MK, BPN Prabowo Kembali Imbau Pendukung Tak Gelar Aksi", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/24/13101551/jelang-putusan-mk-bpn-prabowo-kembali-imbau-pendukung-tak-gelar-aksi.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
o

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jelang Putusan MK, BPN Prabowo Kembali Imbau Pendukung Tak Gelar Aksi", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/24/13101551/jelang-putusan-mk-bpn-prabowo-kembali-imbau-pendukung-tak-gelar-aksi.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
o

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jelang Putusan MK, BPN Prabowo Kembali Imbau Pendukung Tak Gelar Aksi", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/24/13101551/jelang-putusan-mk-bpn-prabowo-kembali-imbau-pendukung-tak-gelar-aksi.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved