Sekilas Kehidupan

Sosok Mahfud MD, Masa Muda Penuh Perjuangan, 'Nyeker' ke Sekolah, Belajar di Kuburan, Ini Kisahnya

Ternyata, masa kecil dan masa muda Mahfud MD penuh dengan perjuangan. Begini kisahnya!

Sosok Mahfud MD, Masa Muda Penuh Perjuangan, 'Nyeker' ke Sekolah, Belajar di Kuburan, Ini Kisahnya
Tribun Video
Ngeri dengan Korupsi yang Merajalela, Mahfud MD: Kena OTT Hanya karena Apes, Kurang Lincah Bermain 

Hingga di perguruan tinggi pun, ia memperoleh beassiwa.

"Kemudian saya dapat beasiswa sampai S3, dapat (beasiswa) Supersemar selama kuliah S1, S2, dan S3," ujarnya.

BERITA SELEB

Baca: Jessica Iskandar Sebut Soal Resepsi Pernikahan di Prancis, Ternyata Ini Rencananya

Baca: Jadi Wanita Idaman Ivan Gunawan, Ayu Ting Ting Malah Ungkap Rasa Cinta Pada Artis Ini

Baca: Belum Puas Bulan Madu di New Zealand, Reino Barack Bawa Syahrini ke Pulau Impian

Belajar di Kuburan

Tahun 1974, Mahfud MD sudah berada di Yogyakarta

Di kota gudeg ini, ia tinggal di indekos.

Indekosnya itu tak memiliki lantai layaknya rumah-rumah sekarang.

"Lantainya belum ada semen, sederhana sekali di tahun 74 (1974). Lebih mewah kuburan daripada tempat kos saya," ujarnya.

Akhirnya, Mahfud MD harus belajar di kuburan cina daripada di tempat indekosnya.

Ia menyebut kuburan cina waktu itu tergolong mewah.

"Jadi misalnya selesai sekolah jam satu, makan dulu, jam tiga ke kuburan. Di sana ada lampu juga, enggak usah bayar, kan ada listrik. Kuburan cina kan waktu itu mewah, kita tidur lebih enak di situ daripada di rumah," ujar Mahfud MD.(*)

 

BERITA TERPOPULER:

Baca: VIDEO VIRAL Pelajar SMP Pesta Lem di Kamar, Endingnya Ada Siswi Ciuman

Baca: Gara-gara Curhat, 3 Pasang Guru-Murid Berhubungan Intim, Bermain di Semak-semak hingga Ruang Kelas

Baca: 4 Artis Meninggal Saat Acaranya Jadi Tontonan Favorit, 2 di Antaranya Artis Preman Pensiun

 

Subscribe Kanal YouTube Tribun Manado

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul: Mahfud MD Ungkap Kisah Masa Kecilnya, Memilih Belajar di Kuburan Cina Karena Kostnya Jelek

Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved