Perdagangan Manusia

Dijanjikan Menikah dengan Pria Kaya Raya, 29 Perempuan Indonesia Diduga 'Pengantin Pesanan'

Adapun yang dimaksud dengan modus pengantin pesanan, yakni menikahkan wanita Indonesia dengan laki-laki Cina.

Dijanjikan Menikah dengan Pria Kaya Raya, 29 Perempuan Indonesia Diduga 'Pengantin Pesanan'
Odyssey
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sedikitnya 29 perempuan asal Indonesia diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus pengantin pesanan.

Jumlah tersebut yang teridentifikasi Jaringan Buruh Migran (JBM).

Menurut anggota JBM, Sekretaris Jenderal Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Bobi Anwar Maarif, 29 perempuan berasal dari Kalimantan Barat dan dari Jawa Barat.

"Kami meyakini bahwa apa yang dialami mereka adalah tindak pidana perdagangan orang.

"Kenapa? Karena unsur pidananya itu terpenuhi, baik segi proses, cara, dan eksploitasi."

Demikian Bobi dalam konferensi pers di kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Minggu (23/6/2019).

BERITA POPULER:

Baca: Oknum Pramugari Buka Jasa Berhubungan Intim di Toilet Pesawat: Lebih Suka Penerbangan Jarak Jauh

Baca: Hijrah, Wanita Cantik Mantan Pramugari Ini Hapus Tato Besar di Punggungnya

Data ini berdasarkan hasil kajian tim SBMI di Jawa Barat dan Kalimantan Barat, kemudian hasil koordinasi tim dengan buruh migran di Cina.

Adapun yang dimaksud dengan modus pengantin pesanan, yakni menikahkan wanita Indonesia dengan laki-laki Cina.

Mereka diiming-imingi dinikahkan dengan pria China kaya raya. Namun, mereka harus menyerahkan uang Rp 400 juta kepada jaringan pelaku

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved