Kabupaten Bolsel

Jika Ada Pungli Pada Pendaftaran Siswa Baru, Ini Tindakan Pemerintah

Memasuki tahun ajaran baru 2019/2020 sekolah di semua tingkatan mulai membuka pendaftaran siswa baru.

Jika Ada Pungli Pada Pendaftaran Siswa Baru, Ini Tindakan Pemerintah
Tribun Manado/Nielton Durado
Dinas Pendidikan Bolsel 'Warning' Sekolah Jangan Pungli Saat Pendaftaran Siswa Baru 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Memasuki tahun ajaran baru 2019/2020 sekolah di semua tingkatan mulai membuka pendaftaran siswa baru.

Sebagai langkah antisipasi Dinas Pendidikan mengingatkan semua sekolah di Kabupaten Bolsel agar tidak melakukan pembebanan biaya pendaftaran.

Jika ada itu dianggap pungutan liar (pungli).

"Aturannya sudah jelas tidak ada pungutan biaya dalam proses pendaftaran. Itu wajib diterapkan oleh seluruh sekolah baik tingkat SD dan SMP. Jadi tidak ada biaya yang dibebankan sekolah untuk para siswa yang mendaftar masuk sekolah," tegas Kepala Disdik Bolsel, Rante Hatani ketika dihubungi Tribun Manado, Sabtu (22/6/2019).

Meski belum pernah menerima informasi adanya pungutan biaya pendaftaran sekolah, katanya hal ini perlu diingatkan sebagai antisipasi.

"Kami yakin ini tidak akan terjadi. Namun, jika ternyata nantinya ada sekolah yang berani melakukan itu, tentu ada sanksi tegas. Sebab apa yang dilakukan sudah jelas melanggar aturan," tegas Hattani.

Baca: Profil Lengkap Bambang Widjojanto, Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi, Ini Penjelasannya

Baca: Soal Kasus Pemerkosaan, Kuasa Hukum Ronaldo Bakal Ajukan Mediasi Dengan Kathryn Mayorga

Baca: Karena Sidang Gugatan Hasil Pilpres, Ayu Dapat Rp 1 Juta Per Hari

Baca: 3 Orang Tertimpa Pohon Tumbang di Wisata Kuliner, 1 Pendeta dan 1 PNS Meninggal, Seorang Pdt Dirawat

Tak hanya itu, Kepala Disdik juga mengingatkan sekolah agar dalam proses pra orentasi siswa baru dan sampai pada pelaksanaan Masa Orentasi Siswa (MOS) agar dijalankan sesuai aturan yang ada.

Katanya teknis MOS tidak membenarkan adanya praktek-praktek perploncoan kepada calon siswa baru.

"Praktek perploncoan sudah tidak lagi dibenarkan. MOS dimanfaatkan sebagai bagian dari pengenalan awal siswa terkait sekolah dan teknis belajar mengajar yang diterapkan oleh sekolah," jelasnya.

Lanjutnya, dia berharap kepada para orang tua wali murid yang ingin melanjutkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan untuk segera mendaftarkan anak-anak mereka.

"Orang tua wali murid juga kami harap proaktif untuk mendukung program wajib belajar 12 tahun bagi anak-anak," tutupnya. (Nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved