Jokowi-Prabowo Segera Bertemu: PDIP Sulut Yakin 01 Menang: Ini Tanggapan Gerindra

Ketua DPD Gerinda Sulawesi Utara, Wenny Lumentut menyerahkan sidang perselisihan pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

Jokowi-Prabowo Segera Bertemu: PDIP Sulut Yakin 01 Menang: Ini Tanggapan Gerindra
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Lucky Senduk, Ketua Badan Pemenangan Pemilu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Ketua DPD Gerinda Sulawesi Utara, Wenny Lumentut menyerahkan sidang perselisihan pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi. Apa pun yang diputuskan MK, harus dihormati. Sedangkan PDIP Sulut yakin gugatan capres-cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno takkan dikabulkan MK.

Selisih di MK, kata Wenny, urusan di pusat. Apapun putusan MK akan dihormati. "Bukan urusan saya. Itu urusan di pusat. Hormati apapun putusan MK," katanya kepada tribunmanado.co.id, Kamis malam.

Ia mengaku fokus membangun. "Membangun desa, membangun daerah, membangun Sulut," katanya. Baginya, ini bukan urusan DPD. Ia mengaku fokus bangun daerah.

Lucky Senduk, Tim Kampanye Daerah Sulut, Jokowi-Maruf optimistis ketika menyimak persidangan PHPU di MK. "Saat ini yah, tidak mungkin dikabulkan hakim, dari kesaksian kabur semua, hanya asumsi tidak bisa dibuktikan," kata dia.

Baca: Istri Ketua MA Terus Menangis: Putranya Tewas saat Touring di Afrika

Ketimbang mengulas hasil hitungan sesuai yang diklaim menang kubu 02, malah tak muncul di persidangan. Adanya kata Lucky soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Situng KPU. "Masalah Situng tidak jelas kesaksian.

Lalu bilang DPT ganda, sampai belasan juta tak bisa dibuktikan, mereka malah mengambil contoh masalah DPT di tempat Prabowo-Sandiaga menang," ujar mantan Komisioner KPU Manado ini.

Wenny Lumentut
Wenny Lumentut (Istimewa)

Wajar jika kemudian, kata Lucky, muncul keyakinan gugatan kubu 02 sulit dikabulkan.

Sementara pertemuan capres 01 Joko Widodo dan capres 02 Prabowo Subianto perlu bertemu untuk meredam ketegangan nasional. Tuduhan kecurahan Pilpres 2019 sedang bergulir di MK, hingga perlu suasana kejukan di masyarakat.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berharap, pertemuan Jokowi dan Prabowo bisa segera terwujud sebelum sidang perselisihan pemilihan umum (PHPU) di MK rampung. "Ya harapan kita sih sebelum sidang MK (selesai), itu lebih bagus lagi, sehingga suasana jadi sejuk.

Kita semua masyarakat Indonesia sudah bosan dengan kondisi yang seperti ini, membosankan," kata Moeldoko di Bandung, Kamis (20/6/2019).

Baca: Rocky Gerung Ternyata Dosen Pembimbing Dian Sastrowardoyo, Netral Beri Nilai Skripsi, Ini Profilnya

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved