Sengketa Pilpres 2019

Jaswar Koto "Bongkar" Kesalahan Situng KPU yang Untungkan Jokowi-Maruf: 2 Kali Kami Analisa

Jaswar Koto adalah saksi yang diajukan Tim Hukum Prabowo-Sandi di Sidang MK sengketa Pilpres 2019

Jaswar Koto
Tribunnews/Jeprima
Jokowi-Maruf saat Debat ke-5 Pilpres 2019 di Jakarta 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saksi Prabowo-Sandi berhasil membongkar pola kesalahan input data di sistem Situng KPU hingga mengakibatkan kerugian untuk Capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Nama saksi tersebut adalah Jaswar Koto.

Jaswar Koto adalah saksi yang diajukan Tim Hukum Prabowo-Sandi di Sidang MK sengketa Pilpres 2019.

Jaswar Koto dikenal sebagai ahli biometric software development.

Dia mengungkapkan bahwa terdapat pola kesalahan input data pada sistem Situng milik KPU yang merugikan pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

Jaswar Koto mengatakan, pola kesalahan hitung dalam sistem Situng KPU cenderung menggelembungkan jumlah perolehan suara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan mengurangi suara pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Pola kesalahan hitung pada Situng mengacu pada penggelembungan suara 01 dan pengurangan pada (suara) 02," ujar Jaswar dalam sidang lanjutan sengketa hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Berita Terpopuler: PAN Mulai Jadi Musuh dalam Selimut, Ini Pernyataan Wasekjen PAN yang Bikin Bambang Bingung

Terpopuler: Video Panas Siswi dan Gurunya Tersebar, Ternyata Berhubungan Intim Sejak 3 Tahun Silam

Terpopuler: Putri Kandung Bambang Trihatmodjo dan Mayangsari, Dikabarkan Mirip dengan Almarhum Adi Firansyah

Jaswar memaparkan analisis yang ia lakukan sebagai contoh.

Dari 63 TPS yang dipilih secara acak terjadi kesalahan input data, yakni terdapat perbedaan antara data angka di situng dengan rekapitulasi formulir C1 milik KPU.

Berdasarkan analisis, kesalahan input data terdapat penambahan jumlah perolehan suara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebesar 1.300 suara, sedangkan pasangan Prabowo-Subianto dikurangi 3.000 suara.

Analisis itu juga, kata Jaswar, dilakukan selama dua kali untuk memvalidasi.

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved