Jual Beli Jabatan Kemenag

Kasus Jual-beli Jabatan Kemenag, Jaksa KPK Telusuuri Keterlibatan Gubernur Jatim

Kasus suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama menyeret nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indara Parawansa.

Kasus Jual-beli Jabatan Kemenag, Jaksa KPK Telusuuri Keterlibatan Gubernur Jatim
kompas.com
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama menyeret nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indara Parawansa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri keterlibatan Khofifah Indar pada kasus tersebut.

"Dari fakta di BAP (berita acara pemeriksaan,-red), kami hanya ingin mengonfirmasi apakah ada keterlibatan Khofifah di pengusulan Haris (Hasanudin,-red) sebagai kakanwil (Kemenag Provinsi Jawa Timur,-red)."

Demikian kata Wawan Yunarwanto, JPU pada KPK, ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Semula, Khofifah bersama dengan Menteri Agama, Lukman Hakim Saefuddin dipanggil sebagai saksi kasus suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama, pada Rabu (19/6/2019).

Mereka dijadwalkan memberikan keterangan untuk terdakwa Haris Hasanuddin, Kakanwil Kemenag Jawa Timur nonaktif.

Baca: Aplikasi Michat Bisa Pesan Cewek BO, Namun Tak Semuanya, Ini Cara Balas Chat Agar Bisa Terdeteksi

Baca: Payudara Perempuan 46 Tahun Ini Terus Membesar Secara Misterius, Dokter Kebingungan Mendiagnosisnya

Baca: Misteri Ular, Kubah VOC dan Gua Bawah Laut, Pesona Pulau Tiga

Juga terdakwa M Muafaq Wirahadi, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik nonaktif.

Namun, Khofifah dan Lukman Hakim berhalangan hadir.

"Bahwa untuk pak menteri sesuai dengan surat izin yang disampaikan kepada kami sedang ada kegiatan dinas di luar negeri.

"Sedangkan untuk Khofifah sedang ada kegiatan," kata Wawan.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved