Sengketa Pilpres

FAKTA Sidang Sengketa Pilpres Ke-3: Gubernur Calon Menteri & 32 Kepala Daerah Lainnya Curangi Pemilu

Satu sosok menjabat Gubernur hingga 32 kepala daerah lainnya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas dugaan pelanggaran pemilu.

FAKTA Sidang Sengketa Pilpres Ke-3: Gubernur Calon Menteri & 32 Kepala Daerah Lainnya Curangi Pemilu
tangkap layar KompasTv
Fakta Sidang Sengketa Pilpres 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi para saksi dari Tim Hukum 02 atau pemohon mengungkap sejumlah dugaan kecurangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Boyolali dan Karanganyar hingga dukungan Ganjar Pranowo calon menteri jilid II Jokowi sesuai hasil Konsultasi calon menteri.

Para saksi tersebut melakukan permohonan dalam sidang ketiga sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (19/6/2019).   

Berikut rangkumannya:

1. Saksi Sebut Lihat Anggota KPPS Coblos Surat Suara  

Saksi perempuan yang bernama Nur Latifah mengaku menyaksikan langsung seorang anggota KPPS di TPS 08 di Dusun Winongsari, Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali mencobloskan surat suara bagi pemilih lansia.

"Saya melihat langsung kejadian pencoblosan oleh KPPS. Sepengetahuan saya kurang lebih 15," kata Nur dalam kesaksiannya kepada hakim MK, dikutip dari tayangan live Kompas TV.

Menurut Nur, ia melihat pencoblosan oleh anggota KPPS bernama Qomri itu dari sisi samping bilik karena ia berdiri dalam posisi sejajar dengan saksi-saksi.

Nur menyatakan saat itu ia bertindak sebagai pemantau Pemilu dan telah mendapatkan izin dari KPPS untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara.

Belakangan, ia mendapat informasi ada kesepakatan di dusunnya jika pemilih lansia bakal dicobloskan oleh petugas KPPS.   

Atas kejadian itu, Nur kemudian mem-videonya dan video itu kemudian ditransfer ke saksi 02.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved