Berita di Bolsel

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Minta Tambahan Guru SMA dan SMK, Diusulkan Tahun Ini

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) masih kekurangan tenaga guru untuk tingkat SMA. Hal ini dikemukakan langsung oleh Bupati

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Minta Tambahan Guru SMA dan SMK, Diusulkan Tahun Ini
ISTIMEWA
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) masih kekurangan tenaga guru untuk tingkat SMA.

Hal ini dikemukakan langsung oleh Bupati Iskandar Kamaru.

Orang nomor satu Bolsel ini berharap pemerintah Provinsi dapat memperhatikan hal ini sehingga menempatkan sejumlah guru SMA di Kabupaten Bolsel.

Keluhan ini disampaikan Kamaru, ketika disambangi awak media, Rabu (19/6/2019) di Kantor Bupati, Desa Tabilaa, Kabupaten Bolsel, Provinsi Sulut.

Bupati menyampaikan hal ini karena tingkat SMA sudah menjadi kewenangan penuh Pemerintah Provinsi, termasuk penempatan tenaga pengajar.

Baca: Liburan Sama Ahok, Perut Buncit Puput Nastiti Devi Jadi Sorotan, Netizen: Hukum Tabur Tuai Berlaku

Baca: Pria Ini Keluarkan Uang Ratusan Juta hanya untuk Tanah Selebar 30 Cm

Baca: Hermawan Sulistyo Sebut Kivlan Zein Ingin Membunuhnya pada Tahun 1998, Simak Pengakuannya!

Bupati menuturkan, keinginan Bolsel menggadirkan sekolah SMA/SMK di Kecamatan Pinolosian Timur sudah terwujud.

Namun katanya, sejak penerimaan siswa baru tahun 2017 lalu hingga kini sekolah yang berada di ujung timur Bolsel tersebut masih kekurangan guru.

“Kita sudah memiliki SMK di Desa Dumagin B dan SMA di Onggunoi. Tapi masih kekurangan guru. Kiranya pemerintah provinsi bisa menambah tenaga guru,” tutur Kamaru.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Bolsel Iswan Lupojo mengapresiasi Pemkab Bolsel dalam memperjuangkan peningkatan pendidikan.

Dituturkannya, saat ini SMK Dumagin B dan SMA Onggunoi masing-masing baru diisi Satu ASN yang menjabat sebagai Kepala Sekolah (Kepsek).

Baca: Berikut Tanda-tanda Bila WhatsApp Disadap, Awas Rahasiamu Terbongkar!

Baca: PAN Mulai Jadi Musuh dalam Selimut, Ini Pernyataan Wasekjen PAN yang Bikin Bambang Bingung

Namun, Pemprov mengisi kekosongan dengan guru THL (tenaga harian lepas) masing-masing 7 orang sejak Maret 2019 lalu.

“Jumlah ini ideal jika dilihat dari jumlah siswa. Tapi lebih optimal jika ada penambahan,” kata Iswan.

Diungkapkannya, permintaan Bupati tersebut sudah ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Pemerintah provinsi dengan meminta formasi sesuai kebutuhan.

“Formasi diusulkan dalam penerimaan CPNS dan P3K tahun ini,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, SMK Dumagin B mulai membuka ajaran baru tahun 2017. Sedangkan SMA Onggunoi dimulai pada tahun ajaran 2018. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved