Pilpres 2019

WN, Dosen Penyebar Hoaks Server KPU Disetting Selama Buron Hidup Berpindah Tempat Jakarta-Solo

Mabes Polri berhasil menangkap pria berinisial WN, sempat viral karena muncul di video dan menyebut server KPU sudah disetting memenangkan capres 01

WN, Dosen Penyebar Hoaks Server KPU Disetting Selama Buron Hidup Berpindah Tempat Jakarta-Solo
logo polri 

Tersangka pertama berinisial EW ditangkap pada Sabtu (6/4/2019) di Ciracas, Jakarta Timur. Kemudian, RD ditangkap di Lampung, pada Minggu (7/4/2019).

Kabar hoaks tersebut beredar melalui Facebook, Twitter, hingga Instagram.

Akun Facebook bernama Rahmi Zainuddin Ilyas mengunggah informasi tersebut.

Ia menggunggah video yang berjudul "Wow server KPU ternyata sudah Disetting 01 menang 57% tapi Jebol Atas Kebesaran Allah Meskipun Sudah Dipasang 3 Lapis".

Dalam unggahan tersebut disertakan caption, "Astaghfirullah, semua terbongkar atas kebesaran dan kekuasaan serta kehendak Allah semata".

Muncul juga informasi yang beredar demikian, "Breaking New! Pak Wahyu mantan staf Jokowi di Solo bongkar server KPU di Singapura udah setting kemenangan 01 57%!!!, Jebol salah satu dari 7 servernya. Sebarkan. Viralkan".

KPU berterima kasih

Komisioner KPU RI Viryan Azis mengapresiasi Polri yang mampu menangkap penyebar hoaks soal server KPU.

"Ini membuktikan sekali lagi upaya hoax pemilu yang bertubi-tubi dialamatkan ke KPU dan pemilu kita," ungkap Viryan dalam konferensi pers.

KPU RI selama ini menghormati kebebasan setiap warga negara ataupun pemilih ataupun pendukung peserta Pemilu untuk berpendapat.

"Namun ketika apa-apa yang disampaikan itu tidak benar dan berdampak atau berpotensi membuat ketidakpercayaan publik kepada KPU atau distrust atau mendelegitimasi proses serta hasil pemilu."

"Maka KPU penting untuk menyelesaikan atau mengungkap hal-hal semacam ini dan kami menyampaikan kepada pihak yang berwajib," tegas dia.

Ia menegaskan, pertama tidak benar server KPU RI ada di luar negeri terlebih lagi disebut tersangka ada di Singapura.

Selama ini server KPU RI untuk hitung dan sistem informasi lainnya ada di kantor KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

"Kedua tidak benar juga bahwa server KPU bocor, memang ada upaya untuk meretas atau mengganggu atau menghack proses hitung kemarin."

"Namun, alhamdulillah sampai dengan sekarang situng KPU masih tetap bisa diakses oleh publik," terang Viryan.

Berikutnya, kata dia, mengenai data yang kemudian dipersepsikan sudah diatur 57% juga tidak benar.

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dosen Penyebar Hoaks 'Server KPU Disetting' Berpindah-pindah Selama Buron,

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved