Pilpres 2019

WN, Dosen Penyebar Hoaks Server KPU Disetting Selama Buron Hidup Berpindah Tempat Jakarta-Solo

Mabes Polri berhasil menangkap pria berinisial WN, sempat viral karena muncul di video dan menyebut server KPU sudah disetting memenangkan capres 01

WN, Dosen Penyebar Hoaks Server KPU Disetting Selama Buron Hidup Berpindah Tempat Jakarta-Solo
logo polri 

Rickynaldo membenarkan penangkapan WN menindaklanjuti laporan KPU RI pada Apri lalu.

Saat itu KPU RI belum mengetahui identitas WN, pria yang ada di video viral soal server KPU RI sudah disetting untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Video ini tersebar di Facebook, Twitter dan YouTube.

"Tersangka diduga melakukan tindak pidana menyiarkan suatu berita atau informasi bohong tentang bocornya server KPU dan sudah disetting angka 57% untuk salah satu pasangan calon dan/atau penghinaan dan pencemaran nama baik serta menghina badan umum yang ada di Indonesia atau KPU," ujar Rickynaldo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

WN menyebarkan hoaks soal server KPU RI sudah disetting, di rumah mantan bupati Serang, Ahmad Taufik Nuriman pada 27 Maret 2019 pukul 14.00 WIB.

Rumah ATN di Jalan Jagarahayu, Serang, rutin untuk rapat koordinasi kemenangan relawan salah satu pasangan calon Pilpres 2019 untuk Banten.

Turut hadir dalam rapat-rapat itu ketua-ketua koordinator wilayah pemenangan.

WN menyampaikan KPU RI saat ini hanya menduplikasi banyak data. Server KPU yang tujuh lapis pengamanannya, salah satunya bocor.

"Salah satu paslon sudah membuat angka 57% dan Prabowo sudah menang di angka 68% hal tersebut sudah kami petakan di 33 provinsi," terang Rickynaldo menurut pengakuan WN.

Baca: Kivlan Zen Akui Terima Uang dari Politikus PPP: Mantan Panglima GAM Temui Wiranto

Baca: Viral: Driver Ojek Online Curi HP Seorang Anak saat Kencing, si Bocah Hanya Pasrah, Ini Videonya

Hasil pemeriksaan, WN mengakui narasi di video tersebut tidak didukung bukti. Ia hanya menemukan informasi tersebut dari medsos.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved