Jet Tempur AS-Indonesia Perkuat Pertahanan Kawasan Pasifik

Amerika Serikat dan Indonesia membangun kerja sama pertahanan di kawasan Pasifik. Sulawesi Utara dipilih sebagai tempat pusat latihan

Jet Tempur AS-Indonesia Perkuat Pertahanan Kawasan Pasifik
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan, Danlanud Iswahyudi Madiun Marsekal Pertama Iko W, Danlanud Sam Ratulangi Manado Kol. Pnb Johnny Sumaryana dan Sekprov Sulut berpose dilatari jet tempur F-16 TNI AU di Lanud Sam Ratulangi Manado, Senin (17/06/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Amerika Serikat dan Indonesia membangun kerja sama pertahanan di kawasan Pasifik. Sulawesi Utara dipilih sebagai tempat pusat latihan, selain berada di bibir Pasifik, daerah ini dikenal aman. Latihan tempur TNI AU dan US Air Force bersandi Cope West 2019 menandai perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan AS.

Dubes AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan Jr mengatakan, pihaknya bangga bisa menggelar Cope West untuk ketiga kalinya di Manado. "Ini memang rutin kita lakukan tapi tahun ini spesial karena tepat di 70 tahun kemitraan Indonesia dan AS," kata Donovan usai pembukaan Cope West.

Kata Donovan, setiap tahun militer AS menggelar sedikitnya 200 latihan bersama TNI. "Dan ini salah satunya, dimana Manado sudah ketiga kalinya," ujar Donovan.

Menurutnya, AS terus berupaya bekerja sama dengan Indonesia untuk mendorong hubungan pertahanan di kawasan Pasifik. Ia berharap latihan militer selama dua pekan meningkatkan hubungan dan kesepahaman dua pihak dalam hal pengamanan regional.

Baca: Alat Bukti Kubu Prabowo Dibawa Empat Truk: Tim Jokowi Janjikan Kejutan di MK

Cope West 2019 merupakan edisi ketujuh digelar di Indonesia. Latihan ini digelar pertama kali pada tahun 1989 dengan tujuan berbagi taktik, teknik dan prosedur pengamanan udara.
Latihan tempur ini merupakan ketiga kalinya latihan yang melibatkan sekitar 300 personel dari dua pihak digelar di Manado. Edisi sebelumnya pada 2016 dan 2018.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, digelarnya Cope West di Manado mengindikasikan AS melihat Sulut kondusif. "Kita harus bangga karena ini digelar ketiga kali di sini. Artinya apa? Sulut aman," kata Olly usai pembukaan Cope West di Lanud Sam Ratulangi Manado, Senin (17/06/2019) pagi.

Ia berharap, latihan bersama ini makin meningkatkan kerja sama pertahanan dua pihak. "Dengan adanya Cope West, Sulut makin dikenal. Selain itu, tentu saja keamanannya terjamin," ujarnya.

Olly berharap, momen Cope West bisa dimanfaatkan warga Sulut. Khususnya pada saat open day Cope West yang rencananya digelar Sabtu (22/06/2019). "Nantinya ada satu hari khusus untuk masyarakat bisa melihat static show dan air show. Silakan datang," katanya.

Wakil Komandan Wing Tempur 35 Skuadron 14 Samurai Misawa Jepang Kol Paul Kirmis dan Komandan Skuadron Udara Wing 3 Lanud Iswahyudi Kooprsau II Kol Satriyo Utomo membuka rangkaian latihan di Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi Manado.

Pembukaan ini dihadiri Dubes AS untuk Indonesia, Konjen AS di Surabaya Mark McGovern, Danlanud Iswahyudi Marsekal Pertama Iko Widiarto, Gubernur Olly dan Danlanud Sam Ratulangi Manado Kol Pnb Johnny Sumaryana.

Baca: Bahas Dalang Kerusuhan 22 Mei, Hermawan Sulistyo: Kivlan Zen Ancam Membunuh, 1 Bulan Cari Mas Kiki

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved