Sulut Maju

Forever Oceans, Perusahaan AS Tanam Investasi 50 Juta Dollar di Sulut

Tribun Manado/Fernando Lumowa
(Kanan ke kiri), CEO Forever Oceans, Jason Heckathor, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan, Sekprov Sulut Edwin Silangen dan Rektor Unsrat Prof Ellen J Kumaat menggunting pita tanda dimulainya investasi bidang perikanan kelautan Forever Oceans di Four Points by Sheraton Manado, Senin (17/06/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Forever Oceans, perusahaan budidaya perikanan berbasis marine kultur asal Amerika Serikat (AS) memulai investasi di Sulawesi Utara.

Kerja sama antara Forever Oceans dengan Sulut itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pendiri dan CEO Forever Oceans, Jason Heckathorn, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr di Fourpoints by Sheraton Manado, Senin (17/06/2019) siang.

Jason Heckathorn bilang, Forever Oceans siap menjalankan investasi di bidang perikanan dalam jangka panjang.

(Kanan ke kiri), CEO Forever Oceans, Jason Heckathor, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan, Sekprov Sulut Edwin Silangen dan Rektor Unsrat Prof Ellen J Kumaat menggunting pita tanda dimulainya investasi bidang perikanan kelautan Forever Oceans di Four Points by Sheraton Manado, Senin (17/06/2019).
(Kanan ke kiri), CEO Forever Oceans, Jason Heckathor, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan, Sekprov Sulut Edwin Silangen dan Rektor Unsrat Prof Ellen J Kumaat menggunting pita tanda dimulainya investasi bidang perikanan kelautan Forever Oceans di Four Points by Sheraton Manado, Senin (17/06/2019). (Tribun Manado/Fernando Lumowa)

Katanya, nilai investasi perusahaan yang berbasis di Virgia itu senilai 50 juta dollar AS. "Ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang sudah kita lakukan sebelumnya," katanya.

Forever Oceans nantinya akan fokus pada investasi budidaya perikanan kelautan di wilayah perairan Sulut.

"Kami siap bermitra dengan masyarakat Sulut. Termasuk juga dengan kelompok nelayan di sini," kata Jason.

Baca: UPDATE Pencurian, Toko Emas Tetap Buka, Ini Kesaksian Karyawan

Baca: Arya Permana Bocah Mantan Obesitas, Hoby Main Sepak Bola, Fans Berat Persib & Liverpool

Baca: Ini Penyebab ILC TV One Istirahat Tayang Setelah Pilpres 2019

Forever Oceans adalah perusahaan marine culture berbasis di Virginia, AS yang bergerak di bidang budidaya perikanan kelautan.

Kata Jason, perusahaannya memiliki sumber daya, teknologi dan infrastruktur di bidang budidaya perikanan kelautan.

Hasil dari penerapan teknologi itu ialah produk ikan yang berkualitas dan cara budidaya dan panen yang ramah lingkungan.

"Dalam investasi ini juga kami siap sharing pengetahuan dan teknologi dengan Sulut," ujarnya.

Tak heran, selama kerja sama ini melibatkan pakar-pakar kelautan dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Unima dan perguruan tinggi lainnya.

Produksi Forever Oceans difokuskan pada spesies bernilai tinggi dan berkelanjutan yang tumbuh dengan baik di wilayah perairan hangat.

Karenanya, Forever Oceans menjadikan Indonesia lokasi yang sangat baik untuk operasi.

Katanya, perushaan melihat potensi sumberdaya alam kelautan yang sangat besar di Sulut. Selain itu peluang kerja sama di bidang riset dan teknologi.

"Harapan kami, tentu saja dengan adanya kerja sama jangka panjang ini bisa mempererat hubungan dua negara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," kata Jason. (ndo)