Fadli Zon Yakin MK Gunakan Seluruh Bukti Yang Disodorkan

Hakim Konstitusi yang sembilan orang itulah yang nanti akan memutuskan tentu semua alat bukti.

Fadli Zon Yakin MK Gunakan Seluruh Bukti Yang Disodorkan
Tribunnews.com
Fadli Zon 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sembilan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pasti akan mempertimbangkan seluruh alat bukti yang diajukan oleh tim hukum Capres Prabowo-Sandi terkait permohonan sengketa hasil Pilpres 2019.

Hal ini diungkapkan Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Fadli Zon.

Hal itu ia katakan dalam menanggapi argumen lemahnya alat bukti -dalam dalil permohonan yang diajukan oleh tim hukum pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Kita enggak bisa berspekulasi. Hakim Konstitusi yang sembilan orang itulah yang nanti akan memutuskan tentu semua alat bukti kesaksian itu akan menjadi pertimbangan," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Selain itu, Fadli meyakini MK tak akan menjadi "mahkamah kalkulator" atau hanya memeriksa selisih jumlah perolehan suara antara kedua pasangan calon.

Ia mengatakan, MK akan memutus perkara tersebut berdasarkan substansi permohonan, yakni adanya dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif selama proses pemilu.

"Dan juga saya yakin para hakim juga bukan seperti yang dianggap sebagai hakim kalkulator gitu ya tapi bagaimana mencari esensi-esensi, substansi2-substansi dari persoalan yang berkembang. Nah jadi saya kira kita lihat saja nanti bagaimana perjalanan dari sidang ini," kata Fadli.

Sebelumnya MK telah menggelar sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres, Jumat (14/6/2019). Ketua Tim Hukum pasangan Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto, menilai bahwa MK berwenang memeriksa seluruh tahapan proses Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 terkait permohonan sengketa yang diajukan oleh pihaknya.

Artinya, MK dapat memeriksa seluruh alat bukti yang diajukan terkait dugaan adanya kecurangan terstruktur, sistematis dan masif selama pilpres. Menurut Bambang, wewenang MK tidak hanya sebatas pada memeriksa proses hasil penghitungan dan rekapitulasi suara.

"Pemohon ingin menegaskan posisinya, bahwa Mahkamah Konstitusi harus dihargai untuk tidak hanya melakukan kerja teknis mengecek salah-benar penghitungan suara saja," ujar Bambang dalam sidang pendahuluan sengketa hasil pilpres, di gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

"Pemohon tetap berpandangan bahwa MK harus diberikan kewenangan utamanya sebagai pengawal konstitusi dan karenanya perlu memastikan, memeriksa, dan mengadili bahwa pemilu memang dilaksanakan sesuai asas-asas pemilu yang luber, jujur dan adil," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fadli Zon Yakin MK Pertimbangkan Seluruh Bukti yang Diajukan Tim Prabowo-Sandi", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/17/12482211/fadli-zon-yakin-mk-pertimbangkan-seluruh-bukti-yang-diajukan-tim-prabowo 

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved