Berita Pembunuhan

Kronologi Sejumlah Pemuda Saling Tikam di Pinaesaan, Satu Orang Tewas

Kasus pengeroyokan sampai berujung pembunuhan terjadi di ruas jalan Walanda Maramis, Kelurahan Pinaesaan

Kronologi Sejumlah Pemuda Saling Tikam di Pinaesaan, Satu Orang Tewas
Istimewa/Humas Polresta Manado.
Korban Haris yang meninggal akibat ditikam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang warga tewas mengenaskan setelah terjadi pengeroyokan pada Sabtu (15/6/2019), sekitar pukul 03.30 Wita.

Kasus pengeroyokan sampai berujung pembunuhan terjadi di ruas Jalan Walanda Maramis, Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Peristiwa ini mengakibatkan Haris (27) warga Kelurahan Pinaesaan tewas akibat luka tikaman.

Selain Haris, ada Ricko (20) warga Kelurahan Dendengan Dalam, Kota Manado, dan Fralen (20) warga Kelurahan Pinaesaan, Kota Manado mengalami beberapa luka tikam di tubuh.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi saling tikam, Sabtu (15/6/2019) malam.

"Sekarang tersangkanya ada yang di rumah sakit karena luka tikam. Sementara tersangka lain sudah kami tangkap," tegas Bawensel.

Ditambahkannya, sudah ada beberapa saksi yang diperiksa di Polresta Manado untuk kelengkapan proses kasus ini.

"Kasus ini sedang kami tangani, dimohon agar jangan ada saling panas, karena kasus ini sedang dalam penanganan Polisi," harap mantan Kapolres Minsel ini.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan menjelaskan Ricko berboncengan dengan temannya di sepeda motor dan berpapasan dengan Fralen yang memboceng teman perempuan melewati Kelurahan Dendengan Dalam.

"Saat akan keluar lorong, Fralen dan temannya diadang oleh Ricko dan temannya. Sampai terjadinya salah paham antara Ricko dengan Fralen," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved