Aksi 22 Mei

Video Pengakuan Tersangka yang Mengaku Diperintah Kivlan Zen, Pengacara Singgung Uang Rp 150 Juta

Sementara Iwan mengaku mendapat perintah untuk membunuh empat tokoh tersebut dari Kivlan Zen.

Video Pengakuan Tersangka yang Mengaku Diperintah Kivlan Zen, Pengacara Singgung Uang Rp 150 Juta
Kolase Foto Tribunnews
Pengacara Kivlan Zen bantah Pengakuan para tersangka yang sebut Kivlan Zen merencankan dan perintahkan membunuh sejumlah tokoh nasional 

Video Pengakuan 3 Tersangka diakhir berita yang mengaku di suruh Oleh Kivlan Zen Untuk Membunuh 5 Tokoh Nasional

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Mayjen Purn Kivlan Zen, Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostard), diduga jadi perencana pembunuhan.

Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostard) tersebut diduga menjadi perencana pembunuhan tokoh nasional dan pimpinan lembaga survei.

Hal ini terkuak seusai polisi melakukan pemeriksaan terhadap enam tersangka yang sebelumnya telah ditangkap.

Pengacara Kivlan Zen membantah kabar tersebut hingga memberi penjelasan mengenai uang Rp 150 juta.

Sebelumnya, pihak kepolisian mengungkap pengakuan para tersangka terkait kepemilikan senjata api ilegal pada Selasa (11/6/2019).

Dalam pengakuan tersangka, nama Mayjen (Purn) Kivlan Zen ikut terseret.

Seorang tersangka bernama Tajudin mengaku mendapat intruksi dari Iwan untuk membunuh empat tokoh yakni Wiranto, Luhut Binsar Panjaitan, Budi Gunawan, dan Goris Mere.

Sementara Iwan mengaku mendapat perintah untuk membunuh empat tokoh tersebut dari Kivlan Zen.

Dari hasil pemeriksaan, Tajudin mengaku mendapat uang total Rp 55 juta dari Iwan.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved