Berita Perbankan
BNI Jadi Bank Pertama di Asia yang Raih Gelar dari EFMD
Inaugurasi ini menjadikan BNI sebagai bank pertama di Asia yang meraih akreditasi prestisius dalam bidang learning dari EFMD.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) diundang ke Carcavelos (Lisbon), Portugal untuk menghadiri upacara pengukuhan (inaugurasi) sebagai anggota penuh terbaru European Foundation for Management Development (EFMD).
Inaugurasi ini menjadikan BNI sebagai bank pertama di Asia yang meraih akreditasi prestisius dalam bidang learning dari EFMD.
Penghargaan bergengsi ini diraih BNI karena dinilai berhasil mengembangkan BNI Corporate University.
BNI dinilai sukses menunjukkan visi, misi, strategi, inovasi, dan konsistensi dalam praktik operasionalisasi pengembangan kompetensi pegawai BNI.
Untuk itu, EFMD memberikan akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) kepada BNI.
Penyerahan sertifikat akreditasi CLIP dari EFMD kepada BNI dilaksanakan di Lisbon, Portugal, Kamis (06/06/2019).
Acara tersebut menjadi bagian dari EFMD Annual Conference 2019 yang berlangsung sejak 5 Juni 2019.
Sertifikat CLIP tersebut diserahkan oleh EFMD Associate Director Corporate Services Dr Martin Moehrle dan Director General and CEO of EFMD and EFMD Global Network Eric Cornuel kepada Komisaris Utama BNI Ari Kuncoro.
Hadir juga pada kesempatan tersebut Direktur Human Capital dan Kepatuhan BNI Endang Hidayatullah dan Komisaris BNI Pataniari Siahaan.
Endang Hidayatullah menuturkan, BNI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi pegawainya agar dapat selalu beradaptasi menghadapi perubahan bisnis yang semakin cepat.
"Karena itu, manajemen BNI berkomitmen menjadikan BNI Corporate University sebagai lembaga pengembangan kompetensi pegawainyadengan standar kelas dunia," ujar Endang.
Untuk menjadikan BNI Corporate University sebagai lembaga pendidikan berkelas dunia membutuhkan upaya sungguh-sungguh karena terdapat 35 standar yang perlu dipenuhi secara komprehensif dan detail.
BNI dalam hal ini dianggap telah melampaui 11 standar dari 35 standar yang dipersyaratkan.
Beberapa hal yang menjadi keunggulan BNI Corporate University adalah keberhasilan menggeser pola pikir belajar dari Learning at the Learning Center menjadi Learner as the Center of Learning.
Artinya, setiap pegawai BNI dapat belajar kapan saja, di mana saja, didukung teknologi digitalisasi yang memudahkan akses belajar tanpa harus datang ke pusat pembelajaran.
BNI Corporate University juga diakui oleh EFMD banyak menghasilkan terobosan-terobosan seperti program Daily Employee Exercise Program (DEEP), yakni pegawai BNI melalui gawainya masing-masing hanya perlu menjawab satu pertanyaan setiap hari dengan jenis pertanyaan sesuai bidang pekerjaannya sehari-hari.
Selain itu, BNI melakukan terobosan melalui demokratisasi pembelajaran dengan menyediakan anggaran pembelajaran individu yang populer disebut BNI Learning Wallet (BLW) yang dapat dimanfaatkan oleh setiap pegawai untuk mendapatkan pembelajaran sesuai kebutuhan masing-masing.
Di era digital yang merupakan keniscayaan ini, BNI menjawab tantangan belajar digital dengan membuat BNI Smarter (Sistem Pembelajaran Terintegrasi) yang merupakan One Stop Learning Platform.
Setiap pegawai dapat mengakses materi pembelajaran, menghubungi pakar, mencari pelatihan publik, melakukan coaching-mentoring, dan sebagainya melalui gawai masing-masing untuk meningkatkan kompetensinya.
Terkait terobosan-terobosan dalam bidang pembelajaran tersebut, EFMD bahkan meminta izin kepada BNI untuk menjadikan filosofi baru Learner as the Center of Learning, DEEP, BLW, dan BNI Smarter sebagai Case Study yang dapat menjadi sarana pembelajaran bagi Corporate University lainnya di seluruh dunia.
EFMD Internasional Conference 2019 dihadiri 576 peserta dari 60 negara.
Peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan, asosiasi dan profesional untuk mengatasi tantangan dalam pengembangan manajemen dan bersama-sama mengatasi masalah seputar isu-isu strategis dan best practice di bidang human resource, leadership, pengembangan manajemen dan pendidikan di dunia dengan narasumber ahli dari Inggris, Spanyol, Australia, Amerika, Perancis, Portugis, dan Italia. Konsep program tahun ini adalah trust, partnership, dan impact.(ndo/ord)
Baca: 4 Artis Berwajah Indonesia Ini Ternyata Berdarah Blasteran Lho!
Baca: 6 Artis Indonesia Blasteran yang Jadi Mualaf, Tiga Orang Ternyata Miliki Darah Manado
Baca: 4 Artis Indonesia ini Ganti Nama Setelah Pindah Agama
Baca: Terciduk saat Berselingkuh, Pria (45) Dihabisi Anak Sendiri, 3 Tikaman Akhiri Hidup Sang Ayah
Baca: Kisah Soeharto Ditinggal Orang-orang Kepercayaannya, Hanya Satu Menteri Paling Setia Bertahan
Baca: Viral Video, Warga Dapat Uang Hasil Gali Tanah, Diduga Milik korban Bencana Palu, Jumlahnya Segini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/komisaris-utama-bni-ari-kuncoro.jpg)