Bisnis
Libur Lebaran, Okupansi Kamar Swiss Belhotel Maleosan Manado 60 Persen
Swiss Belhotel Maleosan Manado misalnya. Dalam sepekan terakhir libur panjang Lebaran, rata-rata kamar terpakai mencapai 60 persen sekian.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Maickel Karundeng
Libur Lebaran, Okupansi Kamar Swiss Belhotel Maleosan Manado 60 Persen
TRIBUNMANADO.CO.ID - Okupansi hotel di Manado selama Libur Lebaran 1440 Hijriah ini relatif bagus.
Swiss Belhotel Maleosan Manado misalnya. Dalam sepekan terakhir libur panjang Lebaran, rata-rata kamar terpakai mencapai 60 persen sekian.
Reni Jafni, Director of Sales Swiss Belhotel Maleosan Manado mengatakan, tingkat okupansi libur Lebaran tahun ini cukup baik.
"Kita di kisaran 60-an persen dari total 170 kamar yang ada," kata Reju kepada Tribun Manado, Sabtu (08/06/2019).
Katanya, rasio tamu lokal dan wisman di masa libur Lebaran seimbang. "50:50, tamu wisman itu dominan dari Tiongkok," katanya.
Sementara untuk tamu domestik, sebagian besar berasal dari Sulut. Mereka datang dari daerah sekitar Manado seperti Minahasa, Tomohon, Minsel dan Bolmong raya.
BERITA TERPOPULER:
Baca: Viral Video, Warga Dapat Uang Hasil Gali Tanah, Diduga Milik korban Bencana Palu, Jumlahnya Segini
Baca: 6 Artis Indonesia Blasteran yang Jadi Mualaf, Tiga Orang Ternyata Miliki Darah Manado
Baca: Meski Beda Agama, 4 Pasangan Artis Ini Tetap Kompak Rayakan Lebaran Bersama
"Ada yang datang silaturahmi Lebaran lalu dilanjutkan liburan. Jalan-jalan ke mal dan tempat wisata sekitar Manado," kata dia.
Usai libur Lebaran, diprediksikan okupansi hotel atau tingkat keterisian kamar hotel di Manado akan naik seiring datangnya musik libur sekolah dan mulai jalannya proyek-proyek pemerintah berbasis APBD dan APBN. (ndo)
TONTON JUGA:
Baca: Agrine Sondakh, Liburan Hanya di Rumah Saja
Baca: Gaji Eden Hazard Kalahkan Semua Pemain Real Madrid
Baca: Dituding Selingkuh oleh Jang Jane In, Nam Tae Hyun South Club Berikan Klarifikasi
Baca: 4 Artis Berwajah Indonesia Ini Ternyata Berdarah Blasteran Lho!
Baca: Perawat Pembunuh Berantai Dihukum Penjara Seumur Hidup, 85 Pasiennya Dibunuh Secara Acak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/swiss-belhotel-maleosan-manado-5447.jpg)