Berita Nasional

Kondisi Terbaru Buton Sulawesi Tenggara, 87 Rumah Hangus 700 Warga Mengungsi

Bentrokan dan pembakaran terhadap rumah warga membuat ratusan penduduk mengungsi meninggalkan kampung halamannya.

TRIBUNMANADO.CO.ID “Warga yang mengungsi masih terus berdatangan dan mengungsi di rumah-rumah warga untuk memudahkan penanganan bantuan.”

La Bakri, Bupati Buton.

Insiden di Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini menyita perhatian karena kejadian tak lama setelah Umat Muslim merayakan Idul Fitri (KBBI: Idulfitri).

Ratusan warga di Desa Gunung Jaya, Buton, Sultra, pun tak bisa merayakan momen silaturahmi setelah Idul Fitri.

Bentrokan dan pembakaran terhadap rumah warga membuat ratusan penduduk mengungsi meninggalkan kampung halamannya.

Sebanyak 700 warga mengungsi dari Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Mereka adalah korban yang rumahnya dibakar sekelompok pemuda.

Selain mengungsi ke hutan, mereka juga mengungsi ke Desa Laburunci, Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Warga mengungsi sejak Rabu (05/06/2019) kemarin.

“Kemarin sekitar jam 2 siang, kami dengar bunyi bom. Kami langsung lari masuk ke hutan, kami tidak tahu bagaimana keadaan di kampung, kami larikan anak-anak dua orang,” kata Mira, seorang warga Desa Gunung Jaya di tempat pengungsian, Kamis (06/06/2019).

Saat peristiwa pembakaran terjadi, lanjut dia, ratusan warga Desa Gunung Jaya, ketakutan sehingga lari menyelamatkan diri di dalam hutan.

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved