Berita Viral

Pria ini Gagal Lebaran dengan Anak Istri Setelah Menolak Bayar PSK Rp 1,2 Juta

Minta Bayar Rp 1,2 Juta Tapi Menolak Menginap, Riko Tampar Wanita Kencannya Hingga Dihakimi Warga

Pria ini Gagal Lebaran dengan Anak Istri Setelah Menolak Bayar PSK Rp 1,2 Juta
Ilustrasi Prostitusi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Riko (27), perantau asal Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat gagal merayakan lebaran  bersama anak dan istrinya di kampung halaman.

Tukang las di kawasan Jalan Soekarno Hatta Palembang ini menganiaya PSK berinisial RR (25).

Dia dihakimi warga dan diserahkan ke Polresta Palembang, Sabtu (01/06), sekitar 22.30.

Di hadapan petugas, bapak 1 anak ini mengatakan, dia mengenal RR melalui media sosial WeChat, dan langsung mengajaknya kencan.

“Kesepakatannya kalau nginap dari jam 12 malam sampai pagi Rp1,2 juta, kalau short time (waktu singkat) Rp500 ribu. Lokasi atau tempatnya, di kos-kosan cewek itu di daerah Dwikora,” ungkapnya, Minggu (02/06).

Setelah bertemu, lanjut Riki, mereka berdua sempat satu kali berhubungan badan. Namun, RR menolak untuk menginap dan meminta dibayar Rp1,2 juta.

“Dari situlah saya marah. Saya sudah coba bicara baik-baik sama cewek itu, tapi dia tetap berkeras mau dibayar Rp1,2 juta untuk short time. Jelas saya keberatan, jadinya khilaf dan dia saya tampar lalu cekik lehernya,”katanya.

Baca: Pertama Kali Puasa dan Lebaran, Yuk Intip 3 Artis Mualaf Ini

Baca: Hari Raya Idul Fitri, Prabowo Kunjungi Keluarga Cendana, Titiek Soeharto Telah Menanti

Baca: Anggota TNI Ini Pensiun Dini, Beri Peringatan ke Komandan Batalyon: Kamu Adalah Danyon Recehan

Baca: TES KEPRIBADIAN - Melalui Huruf Pertama Namamu Ternyata Bisa Ungkap Sifat Aslimu, Ini Rinciannya

Baca: PAN Beri Signal Segera Tinggalkan Koalisi Prabowo-Sandi, Bara: Secara De Facto Sudah Selesai

Baca: CPNS 2019 Segera Dimulai, Berikut Jadwal dan Kelengkapan Berkas yang Harus Disiapkan

Pada saat itulah, RR berteriak sehingga seluruh penghuni kos-kosan serta warga sekitar datang, dan menghakimi Riki sampai babak belur.

“Seharusnya warga tanya dulu apa persoalannya, jangan asal gebuki saja. Semua uang saya Rp1,8 juta yang ada di dompet hilang, padahal saya mau beli pakaian lebaran dan pulang menemui anak dan istri di Cianjur. Saya khilaf, Pak. Saya baru pertama kali main cewek, itu juga karena iseng buka WeChat,” bebernya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, membenarkan adanya tersangka penganiayaan yang diserahkan warga ke Unit Reskrim Polresta Palembang.

“Benar, dia diserahkan warga semalam. Katanya karena menganiaya seorang wanita di kos-kosan. Sekarang masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Unit Reskrim,” ungkap Ginanjar. (diw).

KLIK TAUTAN AWAL SRIPOKU

Editor: Aldi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved